Wednesday, April 23, 2014

Tangis Bayi Malam Hari Cegah Saudara Kandung

LaporanPenelitian.com - Bayi menangis di malam hari untuk mencegah saudara kandung. Ketika bayi menangis di malam hari, orang tua kelelahan berebut mencari tahu mengapa. Bayi lapar, basah, dingin dan kesepian. Tapi sekarang peneliti Harvard menawarkan penjelasan lebih jahat.

Bayi yang menuntut ASI di tengah malam adalah upaya untuk mencegah ibunya hamil lagi yang berarti harus berbagi ibu dan ayah. Niat licik sehingga bayi diprogram untuk melakukan semua yang mereka bisa untuk menggagalkan pertemuan sperma dan sel telur.

David Haig, biolog Harvard University di Cambridge, mengusulkan teori kesenjangan antara kelahiran saudara kandung yang berhubungan dengan peningkatan kematian bayi dan balita bahwa manfaat penundaan kelahiran adalah kekuatan selektif untuk menimbulkan respon evolusioner yang signifikan.

"Durasi postpartum amenore merupakan penentu utama interbirth internals pada populasi kesuburan alami. Seleksi alam menyusui dan perilaku tidur bayi menekan fungsi ovarium pada ibu untuk memperoleh manfaat dari penundaan kelahiran berikutnya," kata Haig.

Teori Haig dibangun di atas proposal serupa yang dilaporkan pada tahun 1987 bahwa bayi yang diberi ASI dan menangis di malam hari mungkin menunjukkan sibling rivalry. Bayi mungkin berevolusi dengan bangun di malam hari untuk segala macam alasan.

James McKenna, antropolog University of Notre Dame, dalam komentarnya mengatakan bayi bagun di malam hari bisa dengan mudah memiliki manfaat sebagai truf pengendalian kelahiran ibu. Bayi melakukan semua hal untuk mencegah bayi lain datang bersama dan merebut apa yang mereka miliki.

Meskipun tidak akan pernah tahu persis mengapa bayi berevolusi menangis di malam hari bahwa ada kepentingan pribadi bayi yang bertentangan langsung dengan tujuan evolusi ibu dalam mendorong gen ke dalam anak sebanyak mungkin.

"Ibu berevolusi untuk memaksimalkan kuantitas dalam probabilitas kelangsungan hidup anak-anaknya yang berbeda dari memaksimalkan kelangsungan hidup masing-masing anak," kata Haig.

Tidak ada cara untuk kembali dan menguji apakah perawatan bayi di malam hari benar-benar membantu bertahan hidup dalam bab-bab awal sejarah evolusi manusia. Tapi Haig mengatakan bahwa adaptasi awal sangat berbeda dari dunia saat ini.
Troubled sleep: Night waking, breastfeeding and parent-offspring conflict

David Haig1
  1. Department of Organismic and Evolutionary Biology, Harvard University, 26 Oxford Street, Cambridge, MA 02138, USA
Evolution, Medicine and Public Health, March 7, 2014

Akses : DOI:10.1093/emph/eou005

Night waking among breastfeeding mothers and infants: Conflict, congruence or both?

James J. McKenna1
  1. Department of Anthropology, University of Notre Dame, Notre Dame, IN 46556, USA
Evolution, Medicine and Public Health, March 13, 2014

Akses : DOI:10.1093/emph/eou006
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment