Saturday, April 19, 2014

Simpanse Pan troglodytes dan Tempat Tidur Ulin

LaporanPenelitian.com - Salah satu ciri umum kera bahwa kita tidur di tempat tidur dan bermimpi. Tapi bagi kera selain manusia berarti membangun platform tidur atau sarang setiap malam. Kera muda belajar keterampilan dari ibu dan mulai membuat sarang sendiri setelah disapih.

Konstruksi harian sarang adalah perilaku universal hominoid berbadan besar. Di antara simpanse Pan troglodytes, sebagian besar populasi pilih jenis pohon tertentu untuk tidur lebih sering daripada yang lain, tetapi alasan untuk memilih pohon tertentu masih tidak jelas.

David Samson, antropolog University of Nevada, dan rekan mengukur karakteristik fisik kayu dari jenis pohon yang umum di Toro Semliki Wildlife Reserve, Uganda. Mengukur kekakuan dan kelenturan 326 kayu dari tujuh jenis pohon yang paling sering digunakan simpanse.

Jenis pohon di hutan Uganda sangat berlimpah. Dari 1.844 sampel sarang, simpanse memilih kayu Ulin Uganda (Cynometra alexandri) untuk 73,6 persen sarang, meskipun jenis ini hanya mewakili 9,6 persen dari semua pohon di dalam plot sampel.

Ulin Uganda juga dikenal sebagai Muhimbi, kayu paling berat, memiliki kekuatan lentur dan luas permukaan daun terkecil. Simpanse memilih karena dapat memberi perlindungan dari predator dan patogen serta memberi pengaturan suhu dan kenyamanan.

"Seperti manusia, sangat selektif ketika datang ke tempat tidur. Kera adalah sesuatu yang inheren tentang tempat tidur yang nyaman sampai ke jenis kayu yang Anda gunakan," kata Samson.

"Simpanse memilih jenis pohon yang memiliki sifat fisik yang menghasilkan sarang yang kokoh dan tangguh , mengoptimalkan kenyamanan dan mengurangi risiko jatuh," kata Samson.
Chimpanzees Preferentially Select Sleeping Platform Construction Tree Species with Biomechanical Properties that Yield Stable, Firm, but Compliant Nests

David R. Samson1, Kevin D. Hunt 2
  1. Department of Anthropology, University of Nevada, Las Vegas, Las Vegas, Nevada, United States of America
  2. Department of Anthropology, Indiana University, Bloomington, Indiana, United States of America
PLoS ONE, April 16, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0095361
Gambar: Indiana University
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment