Thursday, April 10, 2014

Kepompong Ice Age Lebah Megachile gentilis

LaporanPenelitian.com - La Brea Tar Pits menghadirkan lebah indah Ice Age, pupa kuno nyaman di daun memberi petunjuk bagi iklim. Tidak semua mammoth dan harimau saber bergigi, karena kadang-kadang hal kecil keragaman Pleistosen muncul di antara tumpukan tulang-tulang besar.

Indah terawetkan sebagai kepompong ketika bertransformasi sampai dewasa, laki-laki dan perempuan yang masih terbungkus sarang berdaun. Waktu itu 40.000 hingga 35.000 40.000 tahun lalu kehadiran lebah adalah perhiasan hutan atau sungai dengan tanaman kaya serbuk sari dalam iklim dingin dan lembab.

Megachile gentilis membangun sarang dari fragmen daun yang direkatkan dengan air liur dan getah daun. Dan ketika Anna R. Holden, entomology Natural History Museum of Los Angeles County, dan rekan mengintip ke dalam sarang menggunakan scan mikro-CT scan, kepompong terawat baik.
Leafcutter Bee Nests and Pupae from the Rancho La Brea Tar Pits of Southern California: Implications for Understanding the Paleoenvironment of the Late Pleistocene

Anna R. Holden1 et al.
  1. Entomology Section, Natural History Museum of Los Angeles County, Los Angeles, California, United States of America
PLoS ONE, April 9, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0094724

Gambar: Anna R. Holden et al., DOI:10.1371/journal.pone.0094724
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment