Saturday, April 5, 2014

Archaea Methanosarcina Pelaku Kiamat Permian

Laporan Penelitian - Mikroba didakwa pelaku kepunahan massal kuno, archaea Methanosarcina membuat metana di Bumi lebih cepat sekarat dengan memperoleh gen dari mikroba lain yang didorong nikel dari letusan gunung berapi Siberia. Die-off terjadi dalam waktu kurang dari 60.000 tahun.

Transfer gen menyebabkan pelepasan tiba-tiba metana 252 juta tahun lalu dalam acara kepunahan massal yang menyapu bersih 90% spesies di Bumi menjelang 252 juta tahun lalu. Sebuah tim mengklaim organisme memperoleh kemampuan mengkonsumsi sumber makanan dan overdrive yang menyebabkan bencana iklim.

Kiamat Permian Akhir yang berlangsung 300-252 juta tahun lalu dengan bukti geologis menunjukkan acara didampingi oleh pemanasan global sangat mematikan dan pengasaman laut. Penyebab telah lama diperdebatkan, tapi satu poin utama merujuk gunung berapi di Siberia.

Daniel Rothman, geolog teoritis Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge, dan rekan mendeskripsi gambaran segar bagaimana kepunahan terjadi. Sejumlah besar materi organik terakumulasi dalam sedimen laut yang juga rumah mikroba bersel tunggal dengan archaea mengkonsumsi senyawa karbon dan melepas metana.

Tapi mikroba tidak memiliki cara untuk memproses asetat. Artinya, sampai mereka menangkap 2 gen pengenstrak. Dengan membandingkan genom dari 50 organisme hidup berbeda, Rothman mendating transfer gen untuk 250 juta tahun lalu tepat sekitar waktu kepunahan massal.

Peristiwa evolusioner menyebabkan mikroba mekar luar biasa dengan sampah akibat metana dan gas rumah kaca yang meludah ke atmosfer. Menggunakan pendekatan matematika, Rothman menghitung konsentrasi beberapa gas termasuk metana secara super eksponensial pada masa kepunahan.
Methanogenic burst in the end-Permian carbon cycle

Daniel H. Rothman et al.

Proceedings of the National Academy of Sciences, March 31, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1318106111

Gambar: Power and Syred/SPL
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment