Tuesday, April 1, 2014

Ejeksi Matahari Badai Geomagnetik Sempurna

LaporanPenelitian.com - Ejeksi Matahari bertabrakan menciptakan badai ruang ekstrim, flare Matahari bertumbukan menciptakan rekor badai di ruang angkasa. Pada bulan Juli 2012, Matahari melesatkan aliran partikel bermuatan dan medan magnet dalam waktu 10 sampai 15 menit satu sama lain.

Jika Matahari meludah partikel maka yang muncul adalah badai sempurna. Pada tanggal 23 Juli 2012, dua letusan coronal mass ejections (CME) meledak dari patch aktif sunspots di sisi jauh Matahari yang terpantau probe pengorbit yang mengobservasi.

Muncul sekitar 15 menit terpisah ketika CMEs cepat bergabung menjadi 1 gelombang kejut partikel bermuatan yang memukul sensor probe 18,6 jam kemudian. Di balik gelombang kejut, partikel bermuatan berlari dengan kecepatan 2.250 kilometer per kecepatan normal pada jarak Bumi-Matahari.

Tabrakan ejeksi mengubah arah terhadap teleskop yang mengamati Matahari dan mendorong aliran medan magnet tetapi tidak memperlambat secara substansial. Jika menunjuk ke arah Bumi, kombinasi tersebut menghasilkan badai geomagnetik yang menyapu satelit dan jaringan listrik di Bumi.




Ying D. Liu (State Key Laboratory of Space Weather, National Space Science Center, Chinese Academy of Sciences, Beijing 100190, China) et al. Observations of an extreme storm in interplanetary space caused by successive coronal mass ejections. Nature Communications, 18 March 2014, DOI:10.1038/ncomms4481
Gambar: NASA/SDO/AIA/GSFC
Video: Ying D. Liu et al., DOI:10.1038/ncomms4481
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment