Tuesday, April 1, 2014

Implan Printed 3D Tengkorak Plastik van Buchem

Laporan Penelitian - Printed 3D tengkorak berhasil ditanamkan di kepala seorang wanita oleh tim dokter di Belanda. Pasien langka yang menderita gangguan tulang tengkorak lebih dari 3 kali ketebalan normal menyebabkan sakit kepala parah dan hilangnya penglihatan karena peningkatan tekanan pada otak.

Pekan lalu sebuah rumah sakit di Belanda menghapus bagian atas tengkorak seorang wanita berumur 22 tahun yang mengalami gangguan langka penebalan tengkorak dan menggantinya dengan implan tengkorak plastik hasil custom made printer 3D.

Hyperstosis coricalis generalisata pertama kali dijelaskan pada tahun 1955 oleh dokter Belanda Frans van Buchem. Pada tahun 1998 peneliti melaporkan berat tengkorak dan rahang bawah pada beberapa pasien lebih dari 3 kali berat normal. Pada tahun 2013 dilaporkan 18 orang Belanda dengan kondisi tersebut.

Mutasi genetik pada kromosom 17 dan autosomal resesif yang berarti bahwa kedua orang tua harus memiliki mutasi bagi anak mereka untuk memiliki penyakit van Buchem. Ini juga menjelaskan mengapa penyakit ini terbatas pada kantong kecil penduduk Belanda di mana inbreeding umum.




Gambar atas: American Journal of Human Genetics
Gambar bawah: UMC Utrecht
Video: UMC Utrecht
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment