Wednesday, March 26, 2014

Sel Induk Menawarkan Terapi Gangguan Bipolar

Laporan Penelitian - Sel induk menawarkan terapi gangguan bipolar, sel-sel kulit yang diambil dari orang-orang dengan gangguan bipolar berubah menjadi sel-sel otak. Perubahan di otak yang mendorong gangguan mungkin juga menyediakan cara untuk menguji pengobatan baru.

Sekitar 3 dari 100 orang mengembangkan gangguan bipolar yang ditandai dengan episode kecemasan depresi dan euforia. Tapi para biolog mengalami stagnasi karena terlalu invasif untuk memahami sel-sel saraf dari otak orang dengan kondisi tersebut dan tidak ada model hewan yang baik.

"Orang-orang mengatakan kondisi ini mungkin adalah hasil dari banyak kontribusi kecil oleh beberapa gen," kata Sue O'Shea, biolog University of Michigan di Ann Arbor.

O'Shea dan rekan mengambil sampel kulit dan diprogram menjadi induced pluripotent stem cells (iPSCs) kemudian didorong menjadi neuron. O'Shea terkejut menemukan neuron yang berasal dari orang-orang dengan gangguan bipolar tumbuh secara berbeda dari orang-orang tanpa kondisi.

"Beberapa gen menyesatkan neuron ke daerah yang salah di otak," kata O'Shea.

O'Shea dan rekan juga menemukan perbedaan ekspresi microRNA dalam sel bipolar yaitu fragmen kecil RNA yang memainkan peran kunci dalam membaca gen, bahwa gangguan bipolar timbul dari kombinasi kerentanan genetik yang diwariskan.




Transcripts involved in calcium signaling and telencephalic neuronal fate are altered in induced pluripotent stem cells from bipolar disorder patients

H M Chen1 et al.
  1. Department of Psychiatry, University of Michigan Medical School, Ann Arbor, MI, USA
Translational Psychiatry, 25 March 2014

Akses : DOI:10.1038/tp.2014.12
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment