Skip to main content

Rahang Spesies Homo georgicus di Situs Dmanisi

LaporanPenelitian.com - Nenek moyang manusia di situs Asia Barat dianggap 2 spesies, analisis kontroversial fosil dan tanah menyimpulkan situs di Asia Barat kunci 2 spesies Homo, satu hidup sekitar 1,8 juta tahun lalu dan satunya lagi beberapa ratus ribu tahun kemudian.

Sebuah tim mengusulkan leluhur manusia Eropa awal ketiga berdasarkan tengkorak di situs Dmanisi, Republik Georgia. Tengkorak D4500 menunjuk struktur rahang unik yang belum pernah terlihat sebelumnya dalam nenek moyang manusia awal di Eropa atau Afrika.

Mandibula berbeda dalam ukuran dan bentuk dari semua rahang lain yang ditemukan di situs yang sama. Tim membuat perbandingan teliti anatomi dan fisiologi rahang D4500, spesies manusia dan leluhur manusia dari Afrika dan Eropa yang melibatkan Denisovan dan Neanderthal.


Tim mengeliminasi penyakit sebagai penyebab membesarnya ukuran rahang. Perbedaan dalam ukuran karena seks juga dinegasikan. Perbedaan dalam diet dan anatomi gigi karena diet dihilangkan sebagai penyebab besarnya ukuran rahang pada D4500.

Dating tengkorak antara 1,77 hingga 1,81 juta tahun lalu, waktu mendahului entri Afrika ke Eropa dan mendahului eksistensi Neanderthal. Para peneliti mengusulkan tengkorak ini merupakan Homo georgicus, spesies baru novel nenek moyang manusia awal.
On the Variability of the Dmanisi Mandibles

José María Bermúdez de Castro1 et al.
  1. Dental Anthropology Group, National Research Center on Human Evolution (CENIEH), Burgos, Spain
PLoS ONE, February 20, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0088212

Gambar: José María Bermúdez de Castro et al., DOI:10.1371/journal.pone.0088212

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…