Skip to main content

Kuburan Massal Ikan Paus Terdampar di Chili

Laporan Penelitian - Kuburan Paus seiring jalan raya di Chili mengusulkan ritual terdampar kuno. Setidaknya 40 ikan paus mati terdampar secara massal antara 6 dan 9 juta tahun lalu di pantai yang sekarang Chile utara. Contoh paling awal dalam catatan fosil mamalia laut terdampar secara massal.

Suatu wilayah memiliki kepadatan terbesar mamalia laut punah di dunia, situs yang ditemukan tahun 2010 selama penggalian untuk jalan Pan-American Highway yang menghubungkan Alaska hingga Argentina. Sebagian besar situs sekarang diratakan , namun para peneliti yakin ratusan lebih fosil masih tersembunyi.

Fosil mencakup lebih dari 40 paus balin. Juga ditemukan di situs Cerro Ballena sebagai "Bukit Paus" berupa kerangka billfishes, anjing laut dan sloth air. Para ilmuwan mencatat kerangka in situ menggunakan fotografi 3D sebelum dipindah ke museum Chili (lihat di sini).

Tim peneliti berpikir paus meninggal di laut setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi racun ganggang. Tidak ada pemulung tanah di Amerika Selatan saat itu sehingga puluhan tubuh terbaring tanpa gangguan sampai pasir mengubur mereka.


Repeated mass strandings of Miocene marine mammals from Atacama Region of Chile point to sudden death at sea

Nicholas D. Pyenson1,2,3 et al.
  1. Department of Paleobiology, National Museum of Natural History, Smithsonian Institution, PO Box 37012, Washington, DC 20013, USA
  2. Department of Mammalogy, Burke Museum of Natural History and Culture, Seattle, WA 98195, USA
  3. Department of Paleontology, Burke Museum of Natural History and Culture, Seattle, WA 98195, USA
Proceedings of the Royal Society B, 26 February 2014

Akses : DOI:10.1098/rspb.2013.3316

Gambar: Adam Metallo/Smithsonian Institution

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…