Thursday, February 27, 2014

Kuburan Massal Ikan Paus Terdampar di Chili

Laporan Penelitian - Kuburan Paus seiring jalan raya di Chili mengusulkan ritual terdampar kuno. Setidaknya 40 ikan paus mati terdampar secara massal antara 6 dan 9 juta tahun lalu di pantai yang sekarang Chile utara. Contoh paling awal dalam catatan fosil mamalia laut terdampar secara massal.

Suatu wilayah memiliki kepadatan terbesar mamalia laut punah di dunia, situs yang ditemukan tahun 2010 selama penggalian untuk jalan Pan-American Highway yang menghubungkan Alaska hingga Argentina. Sebagian besar situs sekarang diratakan , namun para peneliti yakin ratusan lebih fosil masih tersembunyi.

Fosil mencakup lebih dari 40 paus balin. Juga ditemukan di situs Cerro Ballena sebagai "Bukit Paus" berupa kerangka billfishes, anjing laut dan sloth air. Para ilmuwan mencatat kerangka in situ menggunakan fotografi 3D sebelum dipindah ke museum Chili (lihat di sini).

Tim peneliti berpikir paus meninggal di laut setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi racun ganggang. Tidak ada pemulung tanah di Amerika Selatan saat itu sehingga puluhan tubuh terbaring tanpa gangguan sampai pasir mengubur mereka.


Repeated mass strandings of Miocene marine mammals from Atacama Region of Chile point to sudden death at sea

Nicholas D. Pyenson1,2,3 et al.
  1. Department of Paleobiology, National Museum of Natural History, Smithsonian Institution, PO Box 37012, Washington, DC 20013, USA
  2. Department of Mammalogy, Burke Museum of Natural History and Culture, Seattle, WA 98195, USA
  3. Department of Paleontology, Burke Museum of Natural History and Culture, Seattle, WA 98195, USA
Proceedings of the Royal Society B, 26 February 2014

Akses : DOI:10.1098/rspb.2013.3316

Gambar: Adam Metallo/Smithsonian Institution
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment