Wednesday, February 26, 2014

Pantat Ayam Menimbang Dinosaurus Berjalan

www.LaporanPenelitian.com - Pantat tertimbang memberi ayam penopang dinosaurus berjalan, hanya beberapa detik video untuk mengulang momen besar kedinosaurusan. Sebuah entri baru kejayaan monster yang ditunjukkan ekor ayam ketika berjalan.

Bruno Grossi, ekolog Universidad de Chile, dan rekan mencoba lebih lanjut bagaimana dinosaurus berjalan. Sementara salah satu kerabat modern dinosaurus yaitu buaya berjalan dengan 4 kaki, burung sebagai keturunan berbulu Tyrannosaurus rex berjalan bipedal ketika mendominasi seluruh lanskap Mesozoikum.

Tapi ada perbedaan besar kebanyakan burung modern dan dinosaurus yaitu ekor. Burung tidak berjalan seperti buaya atau mamalia. Rekan mamalia menggerakkan kaki dari pinggul dan tulang paha vertikal. Tapi burung dikonfigurasi sangat berbeda.

Menentukan massa ekor adalah masalah rumit. Para ilmuwan tidak yakin berapa berat ekor rata-rata dinosurus theropoda. Dengan melihat berbagai rekonstruksi dan pengukuran paleontolog yang berbeda, Grossi datang dengan perkiraan konservatif yaitu 15 persen berat badan.

Ekor prostetik ayam tidak dapat memberitahu kita apa yang terjadi dalam evolusi untuk mengubah langkah dinosaurus. Tapi para ilmuwan dapat membuat kembali beberapa perubahan biomekanik yang mungkin telah terjadi, perubahan pusat gravitasi ekor dan mengubah kiprah berjalan.




Walking Like Dinosaurs: Chickens with Artificial Tails Provide Clues about Non-Avian Theropod Locomotion

Bruno Grossi1,2 et al.
  1. Institute of Ecology and Biodiversity, Facultad de Ciencias, Universidad de Chile, Santiago, Chile
  2. Departamento de Ciencias Ecológicas, Facultad de Ciencias, Universidad de Chile, Santiago, Chile
PLoS ONE, February 5, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0088458

Gambar dan video: Bruno Grossi et al., DOI:10.1371/journal.pone.0088458
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment