Thursday, January 30, 2014

Peta Awan Cuaca Katai Coklat Luhman 16B

www.LaporanPenelitian.com - Para astronom memeta awan di katai coklat, teknik untuk mengungkap cuaca bintang gagal yang bisa juga dilakukan dengan cara yang sama terhadap exoplanets. Luhman 16B, katai coklat terdekat di luar Tata Surya, objek pertama yang dipetakan.

Awan mengelilingi Luhman 16B, katai coklat hanya 6,6 tahun cahaya di konstelasi Vela, objek gas lebih besar dari planet tapi terlalu kecil untuk memompa hidrogen sebagaimana dilakukan bintang sejati.

Laporan sebelumnya mengisyaratkan atmosfer ultrahot katai coklat mengandung besi cair, kalsium, silikon dan aluminium. Untuk melihat awan Luhman 16B, Ian Crossfield, astronom Max Planck Institute for Astronomy di Heidelberg, Jerman, dan tim menggunakan ESO Very Large Telescope di Chile.

Tim mengumpulkan cahaya dalam panjang gelombang inframerah tujuh band di mana Luhman 16B berputar pada porosnya. Daerah gelap menunjukkan awan lebih tinggi, awan dingin (tapi masih cukup panas untuk melelehkan besi). Sedangkan patch ringan menunjukkan lebih rendah.

Patch berawan berlangsung sekitar 5 jam yang merupakan panjang 1 hari di Luhman 16B. Karena katai coklat mirip dengan komposisi gas raksasa seperti Jupiter, Crossfield berpikir teknik yang sama dapat membantu astronom menafsirkan cuaca exoplanet.






I. J. M. Crossfield (Max Planck Institut für Astronomie, Königstuhl 17, 69117 Heidelberg, Germany) et al. A global cloud map of the nearest known brown dwarf. Nature, 29 January 2014, DOI:10.1038/nature12955
Gambar dan video: ESO/I. Crossfield
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment