Tuesday, January 28, 2014

Genom Cacing Tambang Necator americanus Terbit

LaporanPenelitian.com - Genom Cacing Tambang (Necator americanus) telah terbit, membuka jalan solusi parasit yang menginfeksi 700 juta orang di dunia. Tim peneliti internasional mengidentifikasi gen bagaimana pengangguran menyerang host, menghindari imun dan menghisap darah.

Para peneliti sekuencing Cacing Tambang (Necator americanus), parasit dominan yang bertanggung jawab sekitar 85 persen infeksi pada manusia. Cacing dewasa menghisap darah di usus kecil yang menyebabkan kekurangan zat besi, gizi, stunting pada anak-anak dan komplikasi kehamilan.

"Kami memberi informasi molekul penting kelangsungan hidup cacing sehingga potensial untuk pengembangan terapi infeksi cacing tambang," kata Makedonka Mitreva, biolog Washington University School of Medicine.

Telur dalam tinja orang yang terinfeksi menetas sebagai larva dalam tanah dan reinfect manusia melalui penetrasi kulit. Cacing dewasa sekitar 1 sentimeter bisa minum 30 microlitres darah per hari dan bertahan dalam usus selama 10 tahun. Mereka meletakkan hingga 10.000 telur per hari.

"Ini langkah besar untuk benar-benar memahami segala sesuatu tentang parasit dan bagaimana cara kerjanya," kata Robin Gasser, direktur Parasite Genomics and Genetics Program di University of Melbourne.

Sekuensing genom parasit apapun sangat penting untuk memahami biologi molekuler. Genom mendasari pengembangan vaksin. Penelitian ini didanai oleh National Institutes of Health (NIH), Australian Research Council dan National Health and Medical Research Council.

Genome of the human hookworm Necator americanus

Yat T Tang1 et al.
  1. The Genome Institute at Washington University, Washington University School of Medicine, Saint Louis, Missouri, USA.
Nature Genetics, 19 January 2014

Akses : DOI:10.1038/ng.2875

Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment