Saturday, January 25, 2014

Perangkat GPS Memeta Jaringan Sosial Anjing

www.LaporanPenelitian.com - Rompi GPS untuk memeta jaringan sosial anjing, metode inovatif menggunakan GPS untuk melacak sekelompok kecil hewan peliharaan mengungkap jaringan sosial anjing yang mungkin tergantung pada kepribadian individu.

Di masa depan dengan menambang data dapat menjadi kunci untuk mencari tahu apakah kelompok anjing membentuk hirarki sosial kompleks seperti serigala liar, bahkan memungkinkan pemilik tertarik untuk mengambil bagian dalam psikologi anjing.

Kepribadian individu anjing mempengaruhi perilaku kelompok dan psikologi hewan berevolusi dari leluhur mereka. Serigala Canis lupus membentuk hirarki sosial kompleks dan perilaku ini satu paket dalam waktu evolusi yang pada gilirannya membantu melindungi anggotanya.

Penelitian sebelumnya telah gagal mengungkap jawaban. Sekarang Máté Nagy, zoolog University of Oxford, dan rekan memasang perangkat GPS kecil pada 5 Vizslas dan 1 anjing campuran. Metode analisis yang sama ketika diterapkan untuk mempelajari gerakan merpati dalam kawanan.

Pola berkorelasi dengan perilaku jaringan sosial dan anjing tertentu muncul sebagai pemimpin yang berulang mempengaruhi jalur yang diambil orang lain. Hubungan tidak mendekati kompleksitas hirarki sosial pada kelompok serigala, tetapi mungkin terjadi pada kelompok yang lebih besar.

Mungkin juga berkaitan kepribadian individu anjing seperti yang dirasakan oleh pemiliknya. Pemilik anjing mengisi kuesioner untuk menilai perilaku hewan peliharaannya dalam 5 kategori yaitu rasa takut, agresi terhadap manusia, rangsangan, tanggap terhadap pelatihan dan agresi terhadap hewan lain.

"Mana yang menyalak pertama ketika orang asing datang ke rumah," kata Enikoő Kubinyi, statistikawan Hungarian Academy of Sciences di Budapest.




Leadership and Path Characteristics during Walks Are Linked to Dominance Order and Individual Traits in Dogs

Zsuzsa Ákos1 et al.
  1. Department of Biological Physics, Eötvös University, Budapest, Hungary
PLoS Computational Biology, January 23, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pcbi.1003446

Gambar: Zsuzsa Ákos, DOI:10.1371/journal.pcbi.1003446
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment