Friday, January 24, 2014

Tumor Kanker Hidup di Anjing Selama 11.000 Tahun

Laporan Penelitian - Kanker hidup bersama anjing selama 11.000 tahun, kanker tertua dari apapun. Kanker biasanya hidup dan mati pada seseorang, tapi tidak terjadi dengan Canine Transmissible Venereal Tumor (CTVT). Genom dan evolusi kanker terus hidup dalam populasi anjing ribuan tahun.

Sekuencing genom kanker tertua yang terus hidup di dunia. Kanker yang menyebabkan tumor genital aneh pada anjing di seluruh dunia pertama muncul di anjing tunggal yang hidup 11.000 tahun lalu. Kanker terus berjalan melalui transfer sel pada anjing lain saat kawin.

Selama 11.000 tahun genom kanker ini membawa 2 juta mutasi, ribuan kali lebih banyak dibanding kanker pada manusia yang umumnya antara 1.000 hingga 5.000 mutasi. CTVT mengakumulasi terus dari waktu ke waktu sebagai jam molekuler sel-sel iblis.

"Genom kanker ini luar biasa, terus bertahan selama lebih dari 10.000 tahun meskipun akumulasi jutaan mutasi," kata Elizabeth Murchison, biolog University of Cambridge dan Wellcome Trust Sanger Institute.

Ketika CTVT pertama kali muncul 11.000 tahun lalu dalam varian genetik anjing Alaska Malamute atau Husky, para ilmuwan tidak bisa menentukan apakah anjing ini laki-laki atau perempuan. Tapi berdasarkan sekuen genetik menunjukkan asal-muasal kanker dari individu inbrida.

"Kami tidak tahu mengapa individu tertentu ini menimbulkan kanker menular. Tapi menarik untuk melihat kembali dalam waktu dan merekonstruksi identitas anjing kuno dari genom hidup hari ini," kata Murchison.

"Pola-pola varian genetik tumor dari berbagai benua menyarankan kanker ada dalam satu populasi terisolasi anjing untuk sebagian besar sejarahnya. Ini menyebar ke seluruh dunia dalam 500 tahun terakhir, mungkin dibawa ekspedisi pelaut global selama fajar era eksplorasi," kata Murchison.

Kanker menular sangat jarang di alam. Kanker pada manusia dan hewan muncul ketika satu sel dalam tubuh bermutasi yang menyebabkan lebih banyak salinan dari dirinya sendiri. Sel-sel kanker sering menyebar ke bagian tubuh berbeda dalam proses yang dikenal sebagai metastasis.
Elizabeth P. Murchison (Wellcome Trust Sanger Institute, Hinxton CB10 1SA, UK; Department of Veterinary Medicine, University of Cambridge, Madingley Road, Cambridge CB3 0ES, UK) et al. Transmissable Dog Cancer Genome Reveals the Origin and History of an Ancient Cell Lineage. Science, 24 January 2014: Vol.343 no.6169 pp.437-440, DOI:10.1126/science.1247167
Gambar: Richard Bartz via Wikimedia Commons
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment