Wednesday, January 22, 2014

Modifikasi DNA Hapus Kenangan Trauma Lama

Laporan Penelitian - Memodifikasi DNA menghapus jauh kenangan lama. Penderita Posttraumatic Stress Disorder (PTSD) dihantui masa lalu, tapi laporan baru menunjukkan modifikasi molekul yang menempel pada DNA menawarkan kenangan menyakitkan membuka kunci histon.

Seorang psikolog perilaku meminta pasien mengingat dan menghadapi peristiwa traumatis sehingga dapat diperbaiki dan secara bertahap melepas kecemasan, mengurangi kemungkinan serangan panik di masa depan. Namun terapi ini bekerja hanya untuk kenangan terakhir.

Li-Huei Tsai, neurosaintis Massachusetts Institute of Technology (MIT), menemukan modifikasi kimia DNA yang mengatur aktivitas gen dan menentukan apakah memori terlalu tua untuk rekonsolidasi pada tikus dan sebuah obat untuk mengedit rekonsolidasi selama terapi perilaku.

Tahap update rekonsolidasi, ketika memori paling rentan perubahan, secara paralel meningkatkan asetilasi histon DNA. Gulungan DNA sekitar protein yang dikenal sebagai histon seperti benang dan aktivitas gen menurun dibungkus erat sehingga tertutup.

Asetilasi atau penambahan molekul asetat ke histon maka DNA mengendur, mengubah gen kembali. Modifikasi kimia seperti DNA dikenal sebagai modifikasi epigenetik dan selama ini dikaitkan dengan segala sesuatu dari obesitas hingga Alzheimer.

Untuk menjaga materi genetik dalam bundel erat, sebuah keluarga enzim yang disebut HDACs menjelakahi DNA untuk mencegah asetilasi histon. Salah satu gen enzim yaitu HDAC2 berpatroli di hippocampus, suatu wilayah otak yang bertanggung jawab untuk belajar dan memori.

Namun, Tsai dan tim menemukan bahwa HDAC2 melakukan pekerjaan hanya ketika kenangan yang lebih tua sedang rekonsolidasi, bukan ketika kenangan baru menghadapi update serupa. Perbedaan utama adalah perubahan biokimia HDAC2 disebut neuroplasticity.

Ketika Tsai dan tim mematikan HDAC2 dengan obat, rekonsolidasi kenangan takut jauh terjadi setelah terapi perilaku. Dengan demikian, kecemasan akibat trauma yang lebih awal menyeka mirip dengan kenangan yang lebih baru. Ini eksperimen pertama untuk melemahkan kenangan jauh.
Johannes Gräff Picower (Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, USA) et al. Epigenetic Priming of Memory Updating during Reconsolidation to Attenuate Remote Fear Memories. Cell, Volume 156, Issue 1 and 2, 261-276, 16 January 2014, DOI:10.1016/j.cell.2013.12.020
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment