Skip to main content

Bukti Pertama Penampakan Teori Web Kosmik

Penelitian - Astronom melihat helai jala kosmik, sebuah tim astronom mengatakan mereka memiliki bukti untuk pertama kalinya ketika melihat helai-helai gas yang diteorikan memegang alam semesta bersama-sama dalam sebuah "web kosmik".

Kosmolog percaya antar galaksi didistribusikan dalam jaringan helai sebagai web kosmik. Sebagian besar atom di alam semesta diperkirakan berada di web ini sebagai hidrogen sisa-sisa dari Big Bang dan galaksi diyakini terbentuk pada node jaringan.

Namun sampai hari ini, web belum pernah terlihat. Sebagian kecil telah terdeteksi oleh penyerapan cahaya dari sumber latar belakang sangat terang, namun hasil ovservasi tersebut tidak mengungkap lebih jauh bagaimana struktur global secara keseluruhan.

Laporan terbaru menggunakan radiasi yang terpancar dari quasar, produk sampingan dari lubang hitam supermasif, untuk bertindak sebagai senter kosmik, seperti sorot di gedung bisokop, dalam menerangi bagian dari jaringan filamen secara luas.


"Ketika kita melihat langit malam, kita melihat galaksi. Mereka tampak seperti pulau-pulau kecil bintang benar-benar tidak berhubungan satu sama lain," kata Sebastiano Cantalupo, astronom University of California Santa Cruz.

Cantalupo dan rekan menggunakan Observatorium Keck di Hawaii untuk mendeteksi area sangat besar, nebula gas 2 juta tahun cahaya melintasi ruang intergalaksi. Quasar adalah obyek paling terang di alam semesta. Berkat pencahayaan quasar dengan bantuan filter cahaya komputer.

"Dalam hal ini, kami beruntung bahwa senter menunjuk tepat pada web kosmik sehingga memproduksi beberapa cahaya gas. Observasi ini menantang pemahaman kita tentang gas intergalaksi dan memberikan sebuah laboratorium baru untuk menguji dan menyempurnakan model," kata Cantalupo.
Sebastiano Cantalupo (Department of Astronomy and Astrophysics, University of California, 1156 High Street, Santa Cruz, California 95064, USA; University of California Observatories, Lick Observatory, 1156 High Street, Santa Cruz, California 95064, USA) et al. A cosmic web filament revealed in Lyman-α emission around a luminous high-redshift quasar. Nature, 19 January DOI:2014, 10.1038/nature12898
Gambar 1: Background: A. Klypin and J. Primack; Inset: S. Cantalupo
Gambar 2: S. Cantalupo, UC Santa Cruz

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…