Langsung ke konten utama

Fosil Hidup Hiu Gajah Callorhinchus milii

Penelitian.com - Genom Hiu Gajah (Callorhinchus milii) kecil dan lambat berevolusi, DNA tidak banyak berubah dalam 420 juta tahun di mana ikan bertulang telah ada. Callorhinchus milii ikan bertulang rawan pertama yang memiliki genom sepenuhnya disekuen.

Di dalam 1 miliar base pairs, Hiu Gajah (Callorhinchus milii) memiliki kode genetik terkecil di antara hiu, pari dan ikan sejenis lainnya. Ikan tidak memiliki banyak tulang karena mereka tidak memiliki gen yang mengaktifkan protein pengikatan kalsium.

Rekor evolusi paling lambat fosil hidup mengalahkan semua mahkluk, Callorhinchus milii tidak benar-benar hiu tetapi milik kelompok ratfish ketika ditinggalkan keluarga hiu 400 juta tahun lalu. Bahkan melampaui Coelacanth, ikan yang sebelumnya memegang rekor lambat evolusi.

Byrappa Venkatesh, genomikawan Institute of Molecular and Cell Biology di Singapura, dan rekan membandingkan genom dengan keluarga vertebrata lain, mereka menemukan perubahan sedikit dari bentuk leluhur lainnya.

Perubahan terbatas berarti genom Gajah Hiu paling dekat dengan vertebrata berahang pertama yang hidup lebih dari 450 juta tahun lalu dan memunculkan banyak hewan modern termasuk manusia. Acuan penting jendela misteri bagaimana leluhur lenyap berevolusi.

Implikasi praktis penting untuk memahami penyakit tulang seperti osteoporosis dan mengembangkan terapi yang lebih efektif. Mereka juga kurang komponen utama sistem kekebalan tubuh disebut sel T helper yang menunjukkan kekebalan berevolusi dalam dua langkah, bukan satu kali.
Elephant shark genome provides unique insights into gnathostome evolution

Byrappa Venkatesh1,2 et al.
  1. Comparative Genomics Laboratory, Institute of Molecular and Cell Biology, A*STAR, Biopolis, Singapore 138673
  2. Department of Paediatrics, Yong Loo Lin School of Medicine, National University of Singapore, Singapore 119228
Nature, 08 January 2014

Akses : DOI:10.1038/nature12826

Gambar: Fir0002 via Wikimedia Commons

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…