Thursday, January 9, 2014

Biofluoresensi Sinar Neon Umum di Dunia Ikan

Laporan Penelitian - Ikan memamerkan sinar neon, para ilmuwan memergoki bukti meluas biofluorescence spesies laut. Ikan menjemukan mata manusia, tapi mereka dapat melihat satu sama lain dalam penampakan hijau brilian, merah dan orange. Bukti pertama biofluorescence umum dalam kerajaan hewan.

Lebih dari 180 spesies ikan dari setidaknya 50 keluarga taksonomi dapat menyerap cahaya dan memancarkan kembali dalam warna berbeda. Kamera dilengkapi filter kuning, seketika ikan Cociella hutchinsi di daerah tropis Samudera Pasifik menampakkan warna aslinya.

"Mereka memiliki cukup cahaya untuk menampakan pribadi. Kami terkejut menemukannya begitu banyak," kata John Sparks, kurator American Museum of Natural History di New York.

Ini sangat keren. Tim peneliti dibantu fotografer dan videografer menyisir perairan Bahama dan Kepulauan Solomon. Tim juga mensurvei spesies air tawar Madagaskar, Amazon dan Great Lakes di AS serta ikan di toko hewan dan akuarium publik.


Biofluorescence adalah fenomena di mana protein khusus menyerap cahaya yang masuk dan memancar kembali pada panjang gelombang lebih pendek. Warna sejati dan mereka benar-benar bersinar memungkinkan individu berkomunikasi satu sama lain

Menemukan protein fluorescent memiliki manfaat praktis. Isolasi protein fluorescent hijau dari ubur-ubur memberi alat revolusioner pencitraan biologis yang memungkinkan tampilan lebih aman dan lebih mudah dari segala sesuatu dari jeroan otak hingga virus AIDS.

Tim pada awalnya menyelidiki biofluorescence karang, tanpa diduga belut berenang di depan kamera dan bersinar hijau. Sparks terusik dan ingin tahu seberapa banyak fluoresensi umum di antara ikan. Meskipun cahaya mungkin tidak terlihat spesies lain, filter kuning memungkinkan tim memfilmkan warna tersembunyi.

Fluoresensi dalam berbagai spesies berbeda di antara ikan menunjukkan kapasitas bersinar berevolusi beberapa kali. Biofluorescence disamarkan dalam lingkungan terumbu karang dan banyak ikan biofluorescent memiliki filter sendiri dalam mata mereka yang memungkinkan komunikasi di antara rekan sendiri.

"Untuk saat ini kami ingin mencoba dan mendapatkan aspek fungsional," kata Sparks.




The Covert World of Fish Biofluorescence: A Phylogenetically Widespread and Phenotypically Variable Phenomenon

John S. Sparks1,2 et al.
  1. Department of Ichthyology, American Museum of Natural History, Division of Vertebrate Zoology, New York, New York United States of America
  2. Sackler Institute for Comparative Genomics, American Museum of Natural History, New York, New York, United States of America
PLoS ONE, January 8, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0083259

Gambar dan video: John S. Sparks et al.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment