Tuesday, January 7, 2014

Pemburu-Pengumpul Juga Menderita Karies Gigi

LaporanPenelitian.com - Leluhur kuno juga merasa lebih baik sakit hati daripada sakit gigi, pemburu-pengumpul juga memiliki gigi busuk. Pemburu-pengumpul kuno mungkin menderita sakit gigi ketika banyak makan kacang-kacangan dan bertepung lainnya.

Para ilmuwan berpikir kerusakan gigi umum pada manusia sekitar 10.000 tahun lalu ketika fajar pertanian dan makan bertepung yang disukai bakteri pada gigi. Tapi Isabelle De Groote, antropolog Natural History Museum di London, menemukan kerusakan gigi meluas beberapa ribu tahun sebelum pertanian.

Groote dan rekan menganalisa 52 gigi orang dewasa berdating 15.000 hingga 13.700 tahun lalu yang digali dari sebuah gua di Taforalt, Maroko. Prevalensi penyakit gigi sebanding dengan manusia modern, masyarakat industri dengan diet tinggi gula.

"Ini pertama kalinya kami melihat kesehatan mulut yang buruk pada populasi pra-pertanian," kata De Groote.

Para arkeolog telah menemukan populasi tertua dengan banyak rongga pada orang-orang yang makan gandum. Terutama ketika digiling halus menjadi bubur dan roti, jauh lebih lengket dan lebih tinggi gula dibanding buah-buahan dan biji-bijian liar.

Pola diet tinggi gula menjadi lokasi ideal di dalam rongga gigi bagi habitat bakteri yang menghasilkan asam dan menjadi penyebab umum rusaknya enamel gigi ketika mencerna karbohidrat.

"Tapi kalau masyarakat ini hidup terlalu dini mengandalkan tanaman domestik, apa yang telah mereka makan sehingga menyebabkan tingginya kerusakan gigi?" kata De Groote.

Lanskep gua juga berisi sisa-sisa kacang pinus dan biji manis pohon ek Afrika Utara. Ada juga sisa-sisa asah yang biasa diolah menjadi roti kacang dan bubur lengket. Ketergantungan tinggi pada nabati sebelum budaya pertanian juga menyebabkan kerusakan gigi.

"Pada dasarnya, hampir semua orang dalam populasi memiliki karies," kata Louise Humphrey, antropolog Natural History Museum di London.

Laporan De Groote menunjukkan bahwa temuan baru menandaskan transisi dari gaya hidup nomaden pemburu-pengumpul menuju fajar pertanian menetap masih dalam kasus perkara sejarah manusia awal dan tetap menjadi pertanyaan terbuka hingga kini.
Earliest evidence for caries and exploitation of starchy plant foods in Pleistocene hunter-gatherers from Morocco

Louise T. Humphrey1 et al.
  1. Department of Earth Sciences, The Natural History Museum, London SW7 5BD, United Kingdom
Proceedings of the National Academy of Sciences, January 6, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1318176111

Gambar: Isabelle De Groote
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment