Saturday, January 4, 2014

Evolusi Morfologi Dibentuk Kompleksitas Lingkungan

LaporanPenelitian.com - Evolusi dibentuk oleh lingkungan, hidup yang keras memunculkan kompleksitas. Simulasi komputer menunjukkan morfologi sederhana tetap sederhana ketika hidup di lingkungan sederhana, tetapi berkembang jadi bentuk kompleks ketika datang di lingkungan menantang.

Biologi tertarik bagaimana rancangan kompleksitas tubuh suatu organisme di lingkungan di mana berkembang. Joshua Auerbach, teknolog Laboratory of Intelligent Systems di Swiss dan Josh Bongard, teknolog University of Vermont, membangun script dan membiarkan seleksi alam bekerja.

'Survival of the fittest' berarti 'survival of the best means of locomotion'. Organisme tidak memiliki pilihan lain selain harus beradaptasi ketika lingkungan menjadi rumit. Mutasi dan seleksi memilih pemenang seleksi, lingkungan kompleks menghasut evolusi lebih cepat.

"Bergerak menyebabkan morfologi kompleks untuk berevolusi bukan semata-mata karena kebetulan acak. Kami mendukung hipotesis bahwa kompleksitas morfologi organisme dipengaruhi oleh kompleksitas lingkungan di mana mereka berkembang," kata Auerbach et al.




Environmental Influence on the Evolution of Morphological Complexity in Machines

Joshua E. Auerbach1, Josh C. Bongard2.
  1. Laboratory of Intelligent Systems, École Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL), Lausanne, Switzerland
  2. Department of Computer Science, University of Vermont, Burlington, Vermont, United States of America
PLoS Computational Biology, January 2, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pcbi.1003399

Gambar dan video: J.E. Auerbach dan J.C. Bongard
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment