Monday, December 16, 2013

Ubur-Ubur Sisir Mnemiopsis leidyi Paling Primitif

Penelitian - Asal hewan beralih ke sisir jeli, data genetik mengkonfirmasi predator laut lebih kuno dari spons sederhana. Makhluk laut kompleks disebut Ubur-Ubur Sisir (Mnemiopsis leidyi) harus menggusur spons sederhana di dasar pohon evolusi kehidupan hewan.

Dalam evolusi kehidupan hewan di Bumi, spons mendapat penghargaan makhluk paling primitif. Para ilmuwan berasumsi nenek moyang semua hewan adalah mahkluk samar mirip spons. Sekarang posisi di bagian paling dasar pohon kehidupan hewan dalam bahaya, berkat sisir jelly rendah hati.

"Temuan ini membuat orang sangat tidak nyaman," kata Joseph Ryan, biolog National Human Genome Research Institute di Bethesda, Md.

Laporan baru memaksa biolog merumuskan lagi hipotesis tentang evolusi hewan pertama. Tidak seperti spons, ctenophora memiliki sistem saraf primitif, predator lapar dan sel kompleks bilaterians yaitu kelompok hewan termasuk manusia yang memiliki front terbalik dan sisi negatifnya.

Ryan menantang prinsip dasar kompleksitas hewan. Semua hewan pada hari ini memisahkan diri dari garis keturunan yang sama sekitar 650 juta tahun lalu. Meskipun ada banyak perdebatan tentang urutan awal kejadian, secara umum diterima bahwa leluhur hewan pertama adalah spons.

"Ketika Anda belajar bagaimana hewan berevolusi akan selalu bahwa nenek moyang terakhir untuk semua hewan sangat sederhana dan setelah memiliki sistem saraf dan otot," kata Ryan.

Menurut pandangan itu, spons duduk di dasar pohon kehidupan hewan yang kemudian bercabang menjadi 4 kelompok lainnya yaitu comb jellies, jellyfish, placazoa dan kelompok hewan simetris lain yang menurunkan cacing, serangga, dan akhirnya manusia (bilaterians).

Namun laporan baru-baru, analisis gen tunggal menyarankan ctenophora menantang kursi spons sebagai hewan paling primitif. Orang-orang skeptis termasuk Ryan sendiri. Untuk lebih banyak bukti, Ryan dan rekan sekuensing genom Mnemiopsis leidyi.Ubur-Ubur Sisir Mnemiopsis leidyi Paling Primitif.
Joseph F. Ryan (Genome Technology Branch, Division of Intramural Research, National Human Genome Research Institute, National Institutes of Health, Bethesda, MD 20892, USA; Sars International Centre for Marine Molecular Biology, University of Bergen, 5008 Bergen, Norway) et al. The Genome of the Ctenophore Mnemiopsis leidyi and Its Implications for Cell Type Evolution. Science, 13 December 2013: Vol.342 no.6164, DOI:10.1126/science.1242592
Gambar: Stefan Siebert/Brown Univ
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment