Friday, December 6, 2013

Penyalin RNA Primordial Starter Kehidupan Sel

Laporan Penelitian - Salinan primordial sintetis sel RNA untuk pertama kalinya. Selangkah lebih dekat memahami bagaimana kehidupan dimulai. Untuk pertama kalinya informasi genetik disalin dalam sel sederhana yang dirancang untuk meniru kehidupan purba.

Upaya yang selalu gagal selama beberapa dekade karena efek samping malang menghancurkan sel, tapi laporan baru menunjukkan sel dapat stabil dengan menambahkan sejumput sitrat. Substansi disintesis asam sitrat, materi kimia ditemukan dalam lemon dan jeruk.

"Kami menemukan solusi masalah lama asal-usul kehidupan seluler," kata Jack Szostak, biolog Massachusetts General Hospital di Boston.

Sebuah proyek berkelanjutan bertujuan mengetahui bagaimana starter kehidupan pertama di Bumi dari sekumpulan molekul tak bernyawa. Untuk merekonstruksi, Szostak dan membangun eksperimen sederhana "protocells" yang pada dasarnya gelembung asam lemak.

Bersama dengan Katarzyna Adamala, Szostak menemukan jalan keluar dengan menambahkan banyak materi kimia berbeda dengan magnesium dan protocell koktail yang akhirnya menemukan sel stabil memungkinkan RNA menggandakan diri.

Evolusi kehidupan pertama di Bumi mungkin menggunakan RNA, bukan DNA pembawa gen. Ini molekul sederhana dan dapat melakukan sejumlah fungsi lain yang membantu organisme pertama. Szostak membujuk protosel membawa kargo RNA.

Molekul RNA membuat salinan diri sendiri dari mix molekul yang lebih kecil disebut nukleotida yang masing-masing adalah "huruf" dalam kode genetik. Nukleotida harus datang bersama-sama untuk RNA dan saling terhubung.

Di laboratorium, perakitan membutuhkan uluran tangan ion magnesium atau partikel bermuatan. Tapi dengan sendirinya tidak bisa bekerja di protocells karena ion magnesium bereaksi dengan asam lemak, merobek sel dan membuang RNA yang baru tercetak di mana cepat bubar.

Jika sitrat adalah unsur penting untuk pembentukan kehidupan pertama maka pasti berlimpah di Planet Bumi 4 milyar tahun lalu. Sitrat ditemukan di banyak organisme modern tapi tidak jelas datangnya. Namun molekul yang sama mungkin bekerja sama dengan baik.
Katarzyna Adamala (Howard Hughes Medical Institute, Department of Molecular Biology, and Center for Computational and Integrative Biology, Massachusetts General Hospital, Boston, MA 02114, USA; Dipartimento di Biologia, Università degli Studi di Roma Tre, Rome, Italy) el al. Nonenzymatic Template-Directed RNA Synthesis Inside Model Protocells. Science 29 November 2013: Vol.342 no.6162 pp.1098-1100, DOI:10.1126/science.1241888
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment