Monday, December 23, 2013

Penampakan Gas Mulia Argon-36 di Nebula Kepiting

www.LaporanPenelitian.com - Penampakan pertama kalinya molekul gas mulia di ruang, molekul argon yang mengandung gas mulia ditemukan di Nebula Kepiting yang indah, reliks ledakan bintang 1.000 tahun lalu. Sebelum ini, molekul hanya dipelajari dalam laboratorium di Bumi.

Gas-gas mulia meliputi helium, argon, kripton dan radon tidak mudah bereaksi dengan unsur kimia lain dan sering muncul tersendiri. Namun dalam situasi tepat, atom dapat membentuk molekul dengan unsur-unsur lain dan senyawa kimia ini hanya ada di laboratorium.

"The Crab Nebula terbentuk hanya 1.000 tahun lalu ketika sebuah bintang raksasa meledak. Tidak hanya sangat muda dalam astronomi, juga relatif dekat, hanya 6.500 tahun cahaya," kata Haley Gomez, astronom dari Cardiff University.

Sebagai molekul berputar di ruang, Nebula memancar cahaya dengan panjang gelombang sangat spesifik dalam garis emisi. Panjang gelombang yang tepat ditentukan oleh komposisi dan struktur molekul. Cahaya dari daerah tertentu Nebula Kepiting di luar intensitas 618 GHz dan 1.235 GHz.

Gomez dan rekan mengusulkan satu-satunya penjelasan emisi dari perputaran ion molekul hibrida argon. Satu-satunya isotop argon hidrida pada tingkat tertentu adalah argon-36 yang bertentangan dengan isotop dominan di Bumi argon-40 yang diproduksi oleh peluruhan radioaktif potassium-40.

"Pada awalnya temuan argon tampak aneh. Dengan gas panas masih terus berkembang pada kecepatan tinggi pasca ledakan, sisa supernova dengan lingkungan panas. Kita tidak berharap menemukan molekul berbasis gas mulia," kata Mike Barlow, astronom University College London.

Argon diproduksi dalam ledakan bintang awal dan terionisasi dengan elektron yang terlucuti dari atom yang menghasilkan radiasi sebagai gelombang listrik. Gelombang menyebabkan pembentukan jaringan filamen mengandung molekul hidrogen dingin terbuat dari 2 atom hidrogen.

"Kita sekarang tahu bahwa itu berbeda dari argon yang kita lihat dalam batuan di Bumi. Pengukuran masa depan memungkinkan kita menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi dalam ledakan 1.000 tahun lalu di sana," kata Gomez.
M. J. Barlow (Department of Physics and Astronomy, University College London, Gower Street, London WC1E 6BT, UK) et al. Detection of a Noble Gas Molecular Ion, 36ArH+, in the Crab Nebula. Science, 13 December 2013: Vol.342 no.6164 pp.1343-1345, DOI:10.1126/science.1243582
Gambar: Herschel: ESA, SPIRE and PACS, MESS GTKP Supernova Remnant team; Hubble: NASA, ESA and Allison Loll/Jeff Hester (AZ State University)
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment