Skip to main content

Sekuen Genom Lengkap Homo neanderthalensis

Penelitian - DNA kuno menerangi hubungan lengkap hominid bagi Homo sapiens dan Denisovan. Potongan DNA berkualitas tinggi diekstrak dari tulang kaki perempuan Homo neanderthalensis berdating 50.000 tahun pertajam hubungan genetik Zaman Batu dan kerabat terdekat.

Gua dingin mengawetkan DNA hominid dengan baik sehingga Svante Paabo, paleogenetikawan Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology di Leipzig, Jerman, mampu menghasilkan genom berkualitas tinggi rata-rata 50 kali di setiap posisi untai DNA.

Homo neanderthalensis mewariskan setidaknya 0,5 persen DNA ke Denisovan yang dikenali dari bantalan tulang jari dari sebuah gua di Siberia. DNA Neanderthal juga menyumbang 2 persen kepada orang-orang non-Afrika hari ini. Mereka juga kawin silang dengan spesies hominid misterius lain 1 juta tahun lalu.

Keragaman genetik rendah dalam DNA Neanderthal menunjukkan orangtuanya melakukan perkawinan sedarah.

Satu set segmen genetik pada manusia hari ini tidak terjadi di Neanderthal, Denisovans atau kera hidup yang mungkin jalur keberhasilan evolusi Homo sapiens.

Secara keseluruhan sekuen genom lengkap Neanderthal membuka pertemuan sangat dekat di antara beberapa jenis hominin yang hidup dalam 125.000 tahun terakhir. Genom rinci juga menawarkan tampilan baru perbedaan genetik yang mengatur spesies saling bercabang.

Mengingat insiden berulang kawin silang hanya sejumlah kecil DNA yang diteruskan kepada generasi mendatang, tampaknya kelompok-kelompok berbeda bercampur satu sama lain, tetapi pertemuan langka atau ada hambatan biologis atau budaya yang mencegah keturunan hidup.

Sekarang tim Paabo menyusun salinan DNA berkualitas tinggi, mereka juga menyusun katalog genom DNA unik Homo sapiens. Sejauh ini, mereka mengidentifikasi urutan DNA yang terlibat dalam perkembangan neuron di neokorteks otak manusia, termasuk perkembangan janin.

"Sekarang kita bisa pergi lebih jauh. Katalog ini benar-benar menunjuk ke masa depan," kata Paabo.
Kay Prüfer (Department of Evolutionary Genetics, Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology, 04103 Leipzig, Germany) et al., The complete genome sequence of a Neanderthal from the Altai Mountains. Nature, 18 December 2013, DOI:10.1038/nature12886
Gambar: MPI f. Evolutionary Anthropology/B. Viola

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…