Langsung ke konten utama

Siats meekerorum Top Predator Pra Tyrannosaurus rex

Penelitian - Dinosaurus pemangsa seberat 4 ton mendominasi Bumi jauh sebelum Tyrannosaurus rex marah di tempat kejadian. Siats meekerorum panjang 9 meter, predator terbesar ketiga yang pernah menduduki tampuk kepeminpinan Amerika Utara.

"Ini raksasa top predator kolosal kedua setelah Tyrannosaurus rex dan mungkin Acrocanthosaurus dalam catatan fosil di Amerika Utara," kata Lindsay Zanno, paleontolog North Carolina State University.

Siats meekerorum disebut raksasa pemakan manusia suku Indian Ute. Meskipun ukuran besar, mereka bukan kerabat dekat Tyrannosaurus rex dan tyrannosaurus lainnya. Siats meekerorum kelompok theropoda carcharodontosaurian dengan ikon Giganotosaurus Argentina.

"Kami sangat senang menemukan pertama dino jenis ini di Amerika Utara dan menambah bukti bahwa dino luas tersebar di seluruh dunia 100 juta tahun lalu," kata Peter Makovicky, geolog Field Museum of Natural History.

S. meekerorum duduk di tengah-tengah celah 30 juta tahun dalam catatan fosil dinosaurus predator besar Amerika Utara di mana peran predator puncak berpindah tangan dari carcharodontodsaurians di awal Cretaceous ke tyrannosaurus di akhir Cretaceous.


Tapi minimnya fosil meninggalkan keyakinan kapan perubahan terjadi dan jika tyrannosaurus mengkudeta diasumsikan setelah kepunahan carcharodontosaur. Batuan di Cedar Mountain Formation satu-satunya yang menghasilkan fosil kedua klan.

"Perbedaan ukuran tentu memberi kalkulasi tyrannosaurus dan meraih posisi top predator setelah carcharodontosaurs jatuh," kata Makovicky.

Sampai saat ini rifting paleontologi benua Cretaceous menyebabkan isolasi di antara fauna dinosaurus terhadap benua lain dan fauna Cretaceous awal ke Cretaceous tengah di Amerika Utara sangat terisolasi. Deskripsi berubah cepat setelah temuan seperti Siats meekerorum.

Awal bulan ini dinosaurus lain ditemukan hidup dalam rentang 120-60 juta tahun. Lythronax argestes "Raja Gore" leluhur T-rex. L. argestes 76 juta tahun terbaring di Grand Staircase Escalante National Monument (GSENM), selatan-tengah Utah, yang masih menyisakan kesenjangan besar evolusi dinosaurus.

"Kami sedang berusaha menyempurnakan seluruh ekosistem dinosaurian pada waktu itu. Siats hanya yang pertama," kata Zanno.




Lindsay E. Zanno & Peter J. Makovicky. Neovenatorid theropods are apex predators in the Late Cretaceous of North America. Nature Communications, 22 November 2013, DOI:10.1038/ncomms3827
Gambar: Jorge Gonzales (atas); Pete Makovicky, Field Musuem, ESRI (bawah)
Video: North Carolina State University

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…