Tuesday, November 5, 2013

Prevalensi Bintang dengan Exoplanet Layak Huni

Laporan Penelitian - Sampai 1 dari 5 bintang seperti Matahari memiliki planet mirip Bumi. Mungkin ada sekitar 10 miliar dunia seukuran Bumi yang mengorbit zona layak huni bintang di Bima Sakti.

"Kami mulai dengan pertanyaan sederhana. Ketika Anda melihat langit malam, apakah fraksi bintang memiliki planet seukuran Bumi yang menerima kira-kira energi yang sama seperti Bumi," kata Erik Petigura, astronom University of California Berkeley.

Ratusan planet yang ditemukan sejauh ini sebagian besar gas raksasa. Exoplanet kecil berbatu mirip Bumi sangat sulit dideteksi. Pemantauan zona layak huni adalah jarak dari bintang dimana air cair dapat eksis di permukaan planet mengorbit.

Petigura dan rekan menggunakan data Kepler Space Telescope yang mencari sedikit peredupan cahaya yang datang dari salah satu di antara 150.000 samar. Setiap periodik peredupan rutin bisa menjadi indikasi planet transit di depan bintang.

"Kami menggunakan perangkat lunak yang telah bekerja selama 3 tahun terakhir. Kami menemukan 603 planet dan 10 dari planet-planet ini berada di zona layak huni dan di antara ukuran Bumi serta 2 kali ukuran Bumi," kata Petigura.



"Kesepuluh planet sangat menarik, tapi kami paling tertarik untuk memahami prevalensi planet ini di seluruh galaksi," kata Petigura.

Planet terjawab atau diabaikan tergantung fluktuasi cahaya sebagai kebisingan. Masalah lain, Kepler hanya mendeteksi transit planet dan hanya 1 dalam 100 planet mengorbit bintang dalam orientasi sebagai transit oleh Kepler. Software Petigura mengoreksi kedua masalah ini.

"Dan mengkoreksi 2 masalah itu, keselarasan geometris dan kebisingan bintang, kami menyimpulkan 22 persen atau 1 dari 5 bintang mirik Matahari mengandung planet seukuran Bumi di zona layak huni," kata Petigura.

Langkah logis berikutnya adalah membangun perangkat khusus. Wahana survey transit exoplanet untuk menemukan planet-planet kecil di sekitar bintang terang di langit, sehingga planet lebih mudah untuk ditindaklanjuti dari teleskop darat.

"Sebatas ini yang kita miliki sekarang dan kita tidak mendapatkan lebih banyak. Sekarang berada di luar jangkauan Kepler, kecuali kita meluncurkan misi baru. Itulah intinya," kata Sara Seager, exoplanetolog Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Prevalence of Earth-size planets orbiting Sun-like stars

Erik A. Petigura1,2 et al.
  1. Astronomy Department, University of California, Berkeley, CA 94720
  2. Institute for Astronomy, University of Hawaii at Manoa, Honolulu, HI 96822
Proceedings of the National Academy of Sciences, November 4, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1319909110

Gambar: Wendy Stenzel/NASA (atas), SETI (bawah)
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment