Saturday, November 16, 2013

Penggunaan Alat Bambu Gorilla beringei beringei

Laporan Penelitian - Gorila liar terlihat menggunakan tiang sebagai tangga. Gorila Gunung (Gorilla beringei beringei) menggunakan alat bambu untuk melayani anaknya. Laporan baru menjadi saksi mata yang ketiga penggunaan alat oleh gorila di alam liar.

Tim Karisoke Research Center di Volcanoes National Park Rwanda menyaksikan Gorila Gunung (Gorilla beringei beringei) perempuan menggunakan alat berupa tiang bambu sebagai tangga untuk membantu anaknya mendaki ke tempat yang sulit.

Laporan sebelumnya, gorila mendorong tongkat di sekitar sungai berlumpur untuk mengetahui apakah di bawah layak diijak. Peneliti lain menyaksikan gorila memindahkan batang pohon melintang di atas sungai kemudian menggunakan sebagai jembatan penyeberangan.

Dalam laporan terbaru para peneliti mengendap-endap di hutan Rwanda menonton Gorilla beringei beringei wanita dewasa memanipulasi posisi tiang bambu untuk digunakan salah satu bayinya. Setelah itu ibu menahan bagian atas agar stabil ketika si kecil memanjat dan bertengger bersama di semak.


Tim mengatakan perilaku tersebut lebih dari sekedar kebetulan karena ibu menurunkan bambu hanya setelah ia mendengar bayinya berteriak minta tolong ketika gagal memanjat belukar. Ketika bayi gorila menyambar tiang, ibu lalu memahami lebih tegas yang memungkinkan bayi bergegas naik.

Tidak seperti simpanse dan orangutan menggunakan segala alat untuk mengakses makanan, gorila lebih cenderung menggunakan alat sebagai cara untuk berurusan dengan habitat keras di mana mereka tinggal. Peneliti mungkin perlu mencari metode baru untuk penelitian mendatang.
Cyril C. Grueter (Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology, Leipzig, Germany; Dian Fossey Gorilla Fund International, Atlanta, GA, USA; The University of Western Australia, Crawley, WA, Australia) et al. Possible tool use in a mountain gorilla. Behavioural Processes, Volume 100, November 2013, Pages 160-162, DOI:10.1016/j.beproc.2013.09.006
Gambar: Dian Fossey Gorilla Fund International (atas), Cyril Grueter (bawah)
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment