Skip to main content

Penerbangan Spektakuler Topografi Planet Mars

Laporan Penelitian - Gunung berapi tertinggi hingga ke ngarai terdalam, dampak kawah, dasar sungai kuno dan aliran lava. Wahana ESA Mars Express membawa perjalanan yang tak terlupakan di Planet Merah.

Video ESA Mars Express menyuguhkan peta topografi dekat lengkap permukaan planet dan set musik. Sensasi terbang di atas permukaan Mars berdasarkan data aktual topografi yang direkam satelit pengorbit Planet Merah sejak diluncurkan 2 Juni 2003 dan tiba di Mars 7 bulan kemudian.

Gunung Olympus Mons setinggi 21,9 kilometer jadi gunung tertingi kedua di Tata Surya, kawah, sungai kuno dan aliran lava menandai lanskap Mars. German Aerospace Center (DLR) merilis video dari kamera stereografik resolusi tinggi ini sebagai perayaan memperingati 10 tahun misi.

Topografi digital permukaan global memberi visualisasi unik dan memungkinkan peneliti untuk memperoleh informasi baru tentang evolusi Planet Merah. Mars Express sejauh ini telah mengorbit planet hampir 12.500 kali dan terus mengorbit planet hingga akhir 2014.




Gambar dan video: ESA/DLR/FU Berlin (G. Neukum)

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…