Skip to main content

Komet ISON Selamat Perihelion 29 November 2013

LaporanPenelitian.com - Laporan yang saling bertentangan tentang nasib Komet ISON datang beberapa jam setelah flyby. Tapi nampaknya ia selamat atas panggilan gravitasi terdekat dengan Matahari. Komet ISON tampak muncul dari sapuan angin Matahari, berkurang tapi utuh.

Wahana Solar Dynamics Observatory (SDO) milik NASA tidak melihat ISON muncul dari balik Matahari yang membuat laporan awal bahwa komet telah melempem. Tapi 1 jam setelah perihelion, wahana Solar Heliospheric Observatory (SOHO) milik NASA dan ESA melihat sebuah benda sebagai core komet.

Dunia astronomi akan menonton seksama dalam beberapa hari mendatang untuk melihat berapa persen ISON tersisa. Jika komet selamat, pengamat Bumi mendapat tampilan terbaik di awal Desember, meskipun para astronom masih menggaruk-garuk kepala.




Gambar: ESA/NASA/SOHO/GSFC
Video: ESA/NASA/SOHO/Jhelioviewer

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…