Skip to main content

Hibridasi Heliconius cydno dan Heliconius pachinus

Laporan Penelitian - Munculnya spesies baru butuh sedikit perubahan genetik. Hanya beberapa perubahan genetik dapat memacu evolusi spesies baru bahkan jika populasi asli masih terkait dan bertukar gen.

Namun setelah dimulai, perbedaan evolusi berkembang pesat dan akhirnya menyebabkan genetik spesies terisolasi sepenuhnya. Heliconius cydno dan Heliconius pachinus berbeda hanya dalam 12 wilayah kecil genom, sementara sisanya identik seluruhnya

"Spesiasi adalah salah satu proses evolusi paling mendasar, tetapi masih ada aspek yang tidak sepenuhnya kita pahami, seperti bagaimana perubahan genom satu spesies terbagi menjadi dua," kata Marcus Kronforst, ekolog University of Chicago.

Kronforst dan rekan menganalisis genom 2 spesies kupu-kupu terkait erat, Heliconius cydno dan Heliconius pachinus yang baru saja menyimpang yaitu 450.000 tahun lalu. Mereka menempati habitat ekologi serupa, sering kawin silang dan masih menjalani sejumlah kecil pertukaran genetik.

Aliran gen penting bagi spesiasi memungkinkan identifikasi area kunci genetik dipengaruhi seleksi alam. Ada 12 titik yaitu 8 kode untuk pola warna sayap yang penting untuk kawin dan menghindari predasi di bawah tekanan seleksi kuat, sementara 4 lainnya masih belum terdeskripsikan.

"Ke-12 titik tampaknya hanya berfungsi dengan baik dalam lingkungan spesies yang mereka menempati dan juga mencegah gerakan antar gen, meskipun bagian lain genom tertukar bolak-balik," kata Kronforst.

Kronforst juga membandingkan genom 2 kelompok spesies ketiga, masih terkait erat tapi terhapus pada skala waktu evolusi. Di sini Kronforst menemukan ratusan perubahan genom bahwa tingkat perbedaan genetik dipercepat setelah start perubahan awal.

"Sedikit mutasi menguntungkan cukup untuk mesin tarik-menarik perang antara seleksi alam dan aliran gen yang menyebabkan divergen cepat genom," kata Kronforst.
Marcus R. Kronforst (Department of Ecology and Evolution, University of Chicago, Chicago, IL 60637, USA) et al. Hybridization Reveals the Evolving Genomic Architecture of Speciation. Cell Reports, 31 October 2013, DOI:10.1016/j.celrep.2013.09.042

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…