Sunday, November 10, 2013

Evolusi Multiseluler Alga Chlamydomonas reinhardtii

Laporan Penelitian - Ganggang Chlamydomonas reinhardtii mengambil lompatan evolusioner pertama multiseluleritas. Alga bersel tunggal berkembang menjadi bentuk mentah form kompleks di laboratorium.

Satu jendela pemahaman bagaimana transisi menuju kehidupan multisel 1 miliar tahun lalu, 2 miliar tahun pasca ledakan oksigen. Multiseluleritas berevolusi setidaknya 20 kali sejak start kehidupan pertama, tapi tidak ada organisme membuat lompatan dalam 200 juta tahun terakhir.

Para ilmuwan memutar ulang salah satu lompatan evolusioner paling penting kehidupan secara real time. Ini kedua kalinya ilmuwan membujuk organisme bersel tunggal menjadi multiseluler karena 2 tahun lalu teknik yang sama terjadi pada Ragi Bir Saccharomyces cerevisiae.

Will Ratcliff, bioevolusionis Georgia Institute of Technology di Atlanta, dan rekan menumbuhkan 10 budaya alga bersel tunggal Chlamydomonas reinhardtii. Setiap 3 hari sentrifugasi setiap budaya dan menggunakan untuk menemukan generasi berikutnya.

Benar saja, setelah 50 generasi, sel alga di salah satu 10 budaya mulai membentuk cluster. Kelompok ini langkah pertama menuju multiseluleritas yang melewati siklus hidup terkoordinasi. Sel terjebak bersama-sama selama berjam-jam sementara mereka menetap.

Kemudian koloni tunggal tersebut dengan cepat pecah menjadi sel tunggal lagi dimana masing-masing pecahan terbagi-bagi untuk membentuk koloni multiseluler baru. Teknik yang sama untuk evolusi multiseluleritas pada sel tunggal ragi.




Experimental evolution of an alternating uni- and multicellular life cycle in Chlamydomonas reinhardtii

William C. Ratcliff1,2,3 et al.
  1. School of Biology, Georgia Institute of Technology, Atlanta, Georgia 30332-0230, USA
  2. Ecology, Evolution and Behavior, University of Minnesota, Minneapolis, Minnesota 55108, USA
  3. The BioTechnology Institute, University of Minnesota, Minneapolis, Minnesota 55108, USA
Nature Communications, 06 November 2013

Akses : DOI:10.1038/ncomms3742

Gambar dan video: William C. Ratcliff et al., DOI:10.1038/ncomms3742
YouTube: http://www.youtube.com/PenelitianTV
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment