Langsung ke konten utama

Dawn Temukan Olivin Misterius Asteroid Vesta

Laporan Penelitian - Olivin misterius di asteroid Vesta. Para ilmuwan berpikir punya teori rapi bagaimana asteroid raksasa Vesta terbentuk, tapi laporan baru misi NASA Dawn menunjukkan sejarah lebih rumit.

Jika pembentukan proto-planet Vesta mengikuti script seperti terbentuknya planet berbatu, maka panas interior harus tercipta berbeda, lapisan batuan umumnya core, mantel dan kerak. Dalam skenario ini mineral olivin harus berkonsentrasi di dalam mantel.

Namun instrumen onboard visible and infrared mapping spectrometer (VIR) di panel NASA Dawn tidak menemukan olivin pada kawah besar di belahan selatan yang terkena dampak hingga kerak dan mantel. Para ilmuwan malah menemukan olivin pada permukaan material di belahan utara.

"Minimnya olivin murni dalam cekungan di selatan dan temuan tak terduga di utara menunjukkan sejarah evolusi Vesta lebih kompleks dibanding sebelum Dawn tiba," kata Maria Cristina De Sanctis, astrofisikawan National Institute for Astrophysics di Italia dan anggota tim VIR.


Mungkin Vesta hanya mengalami pelelehan parsial yang menciptakan kantong olivin daripada lapisan global. Mungkin mantel terbuka di belahan selatan Vesta kemudian tertutupi oleh lapisan material lain yang mencegah Dawn menampakan olivin bawahnya.

"Temuan terbaru Dawn merangsang kita untuk menguji beberapa hipotesis alternatif tentang Vesta," kata Carol Raymond, anggota tim Dawn dari NASA Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California.

Dawn diluncurkan pada tahun 2007 untuk menyelidiki 2 objek masif di asteroid belt. Hari ini Dawn berlabuh menuju tujuan kedua planet kerdil Ceres yang merupakan anggota terbesar sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter. Jadwal tiba di Ceres awal tahun 2015.
E. Ammannito (Istituto di Astrofisica e Planetologia Spaziali, INAF, 00133 Rome, Italy) et al. Olivine in an unexpected location on Vesta’s surface. Nature, 06 November 2013, DOI:10.1038/nature12665
Gambar 1: NASA/JPL-Caltech/UCAL/MPS/DLR/IDA
Gambar II: NASA/JPL-Caltech/UCLA/ASI/INAF

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…