Wednesday, November 20, 2013

Batu Ujung Tombak di Situs Gademotta Ethiopia

Penelitian - Nenek moyang manusia melempar tombak berujung batu ke mangsa, temuan baru di Afrika bahwa manusia bukan pertama melempar senjata dari kejauhan. Batu ujung tombak di Afrika timur menjabat sebagai usaha awal nenek moyang manusia berburu mangsa 279.000 tahun lalu.

Poin tombak tangan terdiri asahan obsidian dan pegangan kayu menunjukkan anggota kuno keluarga evolusi manusia sudah berburu dari kejauhan untuk menghindari konfrontasi secara langsung yang berbahaya dengan mangsa hewan.

"Tampaknya kemampuan kognitif tidak banyak berubah setelah Homo sapiens muncul sekitar 200.000 tahun lalu," kata Yonatan Sahle, arkeolog University of Cape Town.

Sampai saat ini dating bukti poin tombak tangan tidak lebih awal dari sekitar 80.000 tahun. Laju inovasi budaya hominid mungkin meningkat jauh hari kemudian ketika populasi keluarga manusia modern semakin besar.

Temuan di situs Gademotta di Ethiopia mengusulkan hipotesis bahwa ujung tombak yang melekat bersama pada poros merupakan keterkaitan antara teknologi toolmaking dan ekspresi artistik yang tiba-tiba saja muncul sekitar 45.000 tahun lalu.

"Gademotta toolmakers mungkin milik Homo heidelbergensis di mana spesies manusia berevolusi di Afrika timur," kata John Shea, arkeolog Stony Brook University di New York.

Tidak ada fosil manusia ditemukan di Gademotta. Poin batu berdating kira-kira 500.000 tahun di sebuah situs di Afrika Selatan diperkirakan ujung tombak yang didorong masuk ke dalam mangsa dari jarak dekat, tidak dilempar dari kejauhan.

Berbeda dengan temuan Afrika Selatan, 12 dari 141 poin batu Gademotta memiliki keausan tepi mikroskopis akibat dilempar, tanda-tanda mirip dalam eksperimen sebelumnya. Tujuh batu terbaring tepat di bawah lapisan abu vulkanik berdating 279.000 tahun, lainnya 105.000 tahun.

Danau Gademotta sekarang kering. Ketika itu makhluk seperti kuda nil dan antelop mungkin target tombak. Apa yang sekiranya mendorong lompatan mental hominid Gademotta dalam membuat senjata tombak tetap tidak diketahui.
Earliest Stone-Tipped Projectiles from the Ethiopian Rift Date to >279,000 Years Ago

Yonatan Sahle1 et al.
  1. Department of Archaeology, University of Cape Town, Cape Town, South Africa
PLoS ONE, November 13, 2013

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0078092

Gambar: Yonatan Sahle
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment