Saturday, November 16, 2013

Alien Mikroba Mungkin Hidup di Exoplanet Ungu

Laporan Penelitian - Salah satu fitur menarik exoplanet adalah spektrum cahaya yang dipantulkan dari permukaan. Astrobiolog mengatakan kehidupan alien mungkin berkembang di planet ungu dan detektor onboard wahana ruang harus bisa melacaknya.

Sekitar 3 miliar tahun lalu, beberapa bakteri berwarna ungu memerintah kehidupan biologi Bumi awal. Jika ada exoplanet mirip Bumi yang dihuni tuan rumah mikroba yang sama maka warna khas akan terlihat dari angkasa.

Penelitian sebelumnya menunjukkan deteksi tanda tangan inframerah vegetasi exoplanet berdasarkan sinyal jika dilepaskan oleh pohon-pohon dan tanaman lainnya seperti Bumi modern. Penelitian lain mengendus gas di atmosfer yang hanya dilepaskan oleh kehidupan.

Tapi lebih mungkin untuk menemukan sidik jari alien mikroba dari jenis lain karena bentuk hidup ini berkembang di Bumi dengan aeon sebelum bentuk-bentuk kehidupan yang lebih kompleks berevolusi.

Esther Sanromá dari Universidad de La Laguna di Kepulauan Canary, dan rekan bertanya-tanya apakah jenis mikroba yang ada di masa lalu Bumi mengeluarkan tanda tangan unik jika dilihat dari jauh. Jika demikian, mungkin bisa mendeteksi tanda-tanda kehidupan mikroba serupa di dunia jauh.

Sanromá menciptakan model sebuah planet mirip Bumi awal dan kemudian mempertimbangkan beberapa skenario seperti komposisi benua, tutupan awan dan apakah kehidupan mikroba tumbuh subur di daratan ataukah ada di lautan.

"Dengan demikian warna mereka jelas berbeda dari tanaman darat yang mendominasi Bumi saat ini," kata Sanromá et al..

Jika mikroba ungu berkembang di daratan atau di sepanjang garis pantai yang kaya nutrisi, mereka menghasilkan sinyal tanda dalam jumlah cahaya yang dipantulkan oleh planet. Jika mereka hanya hidup di lautan, warna lebih sulit dideteksi.

James Webb Space Telescope dijadwalkan meluncur pada tahun 2018 diharapkan dapat mengukur sinyal tersebut, asalkan sistem bintang ungu planet tidak terlalu jauh dan bintang host harus cukup redup sehingga tidak menyulitkan spektrum cahaya planet.
Characterizing the purple Earth: Modelling the globally-integrated spectral variability of the Archean Earth

E. Sanromá, E. Pallé, M. N. Parenteau, N. Y. Kiang, A. M. Gutiérrez-Navarro, R. López, P. Montañés-Rodríguez

arXiv (Submitted on 5 Nov 2013)

Akses : arXiv:1311.1145
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment