Tuesday, October 8, 2013

Trik Ubur-Ubur Aurelia aurita

Laporan Penelitian - Ubur-Ubur Bulan (Aurelia aurita) yang malas memanfaatkan kekuatan vortex untuk memerintah gelombang. Badan elastis memungkinkan perjalanan jauh tanpa biaya ekstra.

Ubur-ubur adalah ekspnasionis, menyebar cepat, menyerang ekosistem dan mengusir spesies lain. Tapi bagaimana makhluk lembut dan lesu berhasil mengalahkan spesies aktif seperti ikan? Laporan baru menjawab bahwa mereka bergerak lebih efesien.

Brad Gemmell, biolog Marine Biological Laboratory di Woods Hole, Massachusetts, dan rekan menyelidiki Ubur-Ubur Bulan (Aurelia aurita), spesies umum terlihat hanyut dalam arus. Seperti ubur-ubur lain, fitur bel dan dorongan air ke belakang. Tapi upaya itu tidak menghasilkan tenaga.

Sekarang ubur-ubur punya cara lain untuk bergerak. Setelah fase dorong ketika bel rilek, pusaran air bertekanan tinggi berbentuk cincin berputar di belakang ubur-ubur. Tekanan positif mendorong tubuh dan menghasilkan dorongan ekstra. Semakin lama semakin cepat.

Taknik evolusinioner canggih ini memungkinkan ubur-ubur berjalan 30 persen lebih jauh untuk setiap kontraksi bel tanpa usaha lagi. Sebagai hasil dari dorongan tenaga ekstra yang gratis, mereka berenang 3 kali lebih efisien dari ikan salmon.

Ubur-ubur dengan energi cukup tumbuh lebih ekspansionis, berkeliaran dalam jarak jauh dan memburu mangsa lebih. Trik hemat energi mungkin berguna ketika merancang mesin laut dari pelampung untuk kapal selam otonom.

"Anda bisa menggunakan lebih lama tanpa baterai ekstra, ukuran atau pemeliharaan," kata Gemmell.




Passive energy recapture in jellyfish contributes to propulsive advantage over other metazoans

Brad J. Gemmell1,2 et.al.
  1. Whitman Center, Marine Biological Laboratory, Woods Hole, MA 02543
  2. Biology Department, Providence College, Providence, RI 02908
Proceedings of the National Academy of Sciences, October 7, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1306983110

Gambar dan video: Brad Gemmell et al., DOI:10.1073/pnas.1306983110
YouTube: http://www.youtube.com/PenelitianTV
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment