Langsung ke konten utama

Tokek Daun Saltuarius eximius

Laporan Penelitian - Saltuarius eximius, spesies baru tokek berekor daun genus Saltuarius di Australia. Cicak kadal luar biasa menyamarkan diri dengan fitur batu dan batang pohon.

Kebanyakan spesies hutan hujan bergantung pada pohon, tapi di habitat kering beradaptasi dengan batu. Distribusi tokek Saltuarius eximius sangat terbatas di lokal Australia timur, termasuk beberapa ditemukan di sebuah gunung tunggal atau sekitarnya.

Distribusi 6 spesies genus Saltuarius lainnya di batuan dan hutan hujan utara New South Wales ke wilayah Wet Tropics of Queensland utara-timur. Lokalitas Saltuarius eximius hanya diketahui di sekitar dataran tinggi Range Melville, Cape Melville.

"Temuan S. eximius menambah Saltuarius jadi 7 dan memperluas distribusi genus 180 km dari ujung utara Saltuarius cornutus di Cooktown ke Cape Melville," kata Conrad Hoskin, biolog James Cook University di Townsville dan Patrick Couper, kurator Queensland Museum di Brisbane.

"Keenam saltuarius yang ditemukan sebelumnya di daerah bebatuan granit yang ditutupi kanopi hutan hujan," kata Hoskin dan Couper.


Nama spesifik eximius dalam bahasa latin berarti luar biasa atau sangat indah. Panjang S. eximius sekitar 12 cm dan berat sekitar 20 g. Seluruh badan memiliki corak batuan dan ekor berbentuk daun, bahkan seperti berkepala dua. Kepala pendek dan mata sangat besar.

"Ketika pertama kali bergerak posisi kepala di bawah dengan setengah bagian depan tubuh terangkat dari permukaan dan kepala sejajar. Dalam mencari makan S. eximius tidak diragukan lagi duduk dan tunggu seperti predator lainnya," kata Hoskin dan Couper.

"Beberapa tokek membuat suara mencicit panjang ketika pertama kali ditangkap," kata Hoskin dan Couper.
A spectacular new leaf-tailed gecko (Carphodactylidae: Saltuarius) from the Melville Range, north-east Australia

Conrad J. Hoskin1,2, Patrick Couper1
  1. School of Marine & Tropical Biology, James Cook University, Townsville, Queensland 4811, Australia
  2. Queensland Museum, PO Box 3300, South Bank, Brisbane, Queensland 4101, Australia
Zootaxa, 1 Oct. 2013

Akses : DOI:10.11646/zootaxa.3717.4.6

Gambar: C.J. Hoskin dan P. Couper, DOI:10.11646/zootaxa.3717.4.6

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…