Friday, October 4, 2013

Peta Awan di Exoplanet Kepler-7b

Laporan Penelitian - Laporan cuaca pertama dunia eksotik exoplanet. Para astronom menggunakan data 2 teleskop ruang untuk menciptakan peta awan pertama raksasa gas panas Kepler-7b.

Ditemukan tahun 2009, Kepler-7b mengorbit bintang Kepler-7 setiap 5 hari pada jarak 0,06 AU di konstelasi Lyra. Planet gas raksasa bermassa setengah Jupiter, tapi berdiameter hampir 1,5 kali. Kepler-7b diselubungi awan tinggi. Laporan pertama struktur awan di dunia jauh.

"Mengamati planet ini dengan Spitzer dan Kepler selama lebih dari 3 tahun, kami mampu menghasilkan 'peta' resolusi sangat rendah planet gas raksasa," Brice-Olivier Demory dari Massachusetts Institute of Technology (MIT).

"Kita tidak mengharapkan untuk melihat lautan atau benua pada jenis dunia ini, tapi kami mendeteksi jelas, tanda tangan reflektif yang kita ditafsirkan sebagai awan," kata Demory.

Pengamatan mata kita pada cahaya bulan seperti fase planet memumculkan peta kasar yang menunjukkan titik terang pada belahan barat. Namun data ini tidak cukup untuk dapat menguraikan apakah titik terang itu berasal dari awan ataukah panas.

Walaupun masih mentah, peta cuaca mungkin yang pertama untuk mengidentifikasi awan di exoplanet.

Penelitian ini langkah awal menuju teknik yang mirip untuk menyelidiki tentang atmosfer exoplanet dalam komposisi dan ukuran.

"Kepler-7b mencerminkan lebih banyak cahaya dibanding banyak planet raksasa yang kita hubungkan dengan awan di bagian atas atmosfer," kata Thomas Barclay, plametolog NASA Ames Research Center di Moffett Field.

"Tidak seperti di Bumi, pola awan di planet ini tampaknya tidak banyak berubah dari waktu ke waktu, iklim sangat stabil," kata Barclay.
Inference of Inhomogeneous Clouds in an Exoplanet Atmosphere

Brice-Olivier Demory et al.

arXiv (Submitted on 30 Sep 2013)

Akses : arXiv:1309.7894

Gambar: NASA/JPL-Caltech/MIT
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment