Langsung ke konten utama

Musim Bunga Trias Awal

Laporan Penelitian - Fosilisasi serbuk sari biji-bijian di Swiss utara memberi bukti tumbuhan berbunga menghias musim semi Trias awal 252 hingga 247 juta tahun lalu atau bahkan sebelumnya.

Mungkinkah dinosaurus awal dan leluhur buaya Triassic berhenti lalu mencium bunga? Meskipun masih dalam perdebatan, 6 fosil serbuk sari yang ditemukan dalam lumpur di Swiss utara menyarankan hal tersebut mungkin.

Penampilan bunga awal, tanaman berbuah yang dikenal sebagai angiosperma masih dalam perdebatan. Banyak perkiraan menempatkan asal-usul di awal periode Cretaceous sekitar 140 juta tahun lalu, tetapi ada klaim kontroversial bungga muncul lebih tua.


Laporan baru menganalisis sampel yang terjebak dalam core berlumpur sedalam 900 meter berdating sekitar 240 juta tahun dan menanggung fitur kunci fosil angiosperma. Mikroskop laser mengungkap struktur 3D, obyek kecil dengan dinding luar berlubang dan alur tunggal mengingatkan leluhur angiosperma.

Serbuk sari mungkin berasal dari kerabat paling dekat silsilah pohon batang. Benih primitif telah berkembang pada nenek moyang konifer dan kerabat mereka. Angiosperma berbunga hari ini membentuk lebih banyak benih terlindung dalam ovarium yang masak menjadi buah.
Angiosperm-like pollen and Afropollis from the Middle Triassic (Anisian) of the Germanic Basin (Northern Switzerland)

Peter A. Hochuli1 and Susanne Feist-Burkhardt2
  1. Palaeontological Institute and Museum, University of Zürich, Zürich, Switzerland
  2. Dr. Susanne Feist-Burkhardt Geological Consulting & Services, Ober-Ramstadt, Germany
Frontiers in Plant Science

Akses : DOI:10.3389/fpls.2013.00344

Gambar: Peter A. Hochuli and Susanne Feist-Burkhardt

Komentar

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…