Saturday, October 12, 2013

Kontak Petani dan Pemburu-Pengumpul Eropa

Laporan Penelitian - Pemburu-pengumpul berbagi dengan petani pertama di Eropa. Petani migran pertama di Eropa hidup bersama hantu lokal pemburu-pengumpul.

Bahkan selama 2000 tahun setelah pertanian mulai menyebar ke seluruh benua, beberapa orang masih menempel ke gaya hidup sebagai pemburu-pengumpul. Petani pertama dan pemburu-pengumpul terakhir Eropa tinggal bersama satu sama lain selama ribuan tahun dan bahkan berbagi situs pemakaman.

Fajar pertaniam di Timur Tengah sekitar 10.500 tahun lalu dan menyebar dengan cepat mencapai Eropa sekitar 7.500 tahun lalu dan terus memperluas ke barat. Tidak ada catatan arkeologi pemburu-pengumpul di Eropa era itu. Tampaknya masuknya migrasi petani menggusur pribumi pemburu-pengumpul.

Analisis DNA Eropa modern dan kuno membawa unsur genetik para petani awal, tapi banyak juga membawa DNA pemburu-pengumpul. Pribumi Eropa tidak hilang begitu saja, melainkan bercampur dan tampaknya kawin silang dengan petani.

Petani migran dan pemburu-pengumpul lokal hidup sebagai tetangga selama bertahun-tahun. Berbagi tempat pemakaman selama 400-800 tahun. Dua budaya bahkan mungkin berdagang satu sama lain atau bertukar informasi seperti yang terjadi di Afrika dan Indonesia.

Guido Brandt, antropolog Johannes Gutenberg University of Mainz di Jerman, dan rekan memperoleh DNA tulang 29 kerangka situs pemakaman gua Blätterhöhle. Dating karbon sampel tertua 10.300 hingga 11.200 tahun atau sebelum pertanian Eropa. Sequencing DNA mitokondria khas pemburu-pengumpul juga ditemukan berdating 6000 dan 5000 tahun.

Isotop sampel gigi mengungkap diet dengan dua kebiasaan. Kelompok yang lebih baru kebanyakan makan hewan domestik atau hasil pertanian. Tapi penduduk lainnya yang hidup bersama mereka kebanyakan makan ikan air tawar atau khas budaya pemburu-pengumpul.
Guido Brandt (Institute of Anthropology, Johannes Gutenberg University of Mainz, Colonel-Kleinmann-Weg 2, D-55128 Mainz, Germany) et al. Ancient DNA Reveals Key Stages in the Formation of Central European Mitochondrial Genetic Diversity. Science, 11 October 2013: Vol.342 no.6155 pp.257-261, DOI:10.1126/science.1241844
Gambar: Juraj Lipták
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment