Wednesday, October 30, 2013

Joe Fosil Langka Bayi Dinosaurus Parasaurolophus

Laporan Penelitian - Fosil langka dinosaurus muda Parasaurolophus, dino duck-billed pemakan tanaman, termuda dan terkecil di Amerika Utara berdating 75 juta tahun lalu.

"Dinosaurus memiliki cincin pertumbuhan tahunan dalam jaringan tulang seperti pohon. Tapi kita tidak melihat satu pun. Ini berarti tumbuh seperempat ukuran dewasa dalam waktu kurang dari 1 tahun," kata Sarah Werning, paleontolog Stony Brook University.

Meskipun tengkorak parsial dan kerangka Parasaurolophus dewasa telah dikenal hampir seabad, para ilmuwan tahu sedikit bagaimana genus ini tumbuh. Parasaurolophus muda dijuluki Joe digali Kevin Terris di Grand Staircase-Escalante National Monument, Utah selatan, tahun 2009.

Joe kurang dari 6 kaki panjang yang mati ketika berumur di bawah 1 tahun. Parasaurolophus dewasa bisa mencapai 25 kaki. Menariknya, fosil Joe memiliki bemper rendah di atas kepalanya yang berubah menjadi tabung melengkung jika dewasa.

Keluarga Hadrosauridae terkenal dengan tulang tabung panjang dan berongga di bagian atas tengkorak, paleontolog berspekulasi sebagai fungsi terompet untuk ledakan suara dalam komunikasi, serta daya tarik tampilan visual.


"Bayi Parasaurolophus seperempat ukuran dewasa, tapi sudah tumbuh jengger. Ini mengejutkan karena dinosaurus terkait tidak memilikinya sampai mereka remaja," kata Andrew Farke, peleontolog Raymond M. Alf Museum of Paleontology.

Fosil kerangka menghasilkan informasi yang sebelumnya tidak diketahui tentang fitur tubuh Parasaurolophus dan kerabatnya. Scan medis mendokumentasi anatomi internal tengkorak yang memungkinkan rekonstruksi kemampuan vokalnya.

"Jika Parasaurolophus dewasa memiliki 'woofer ', maka bayi-bayi memiliki 'tweeter'. Jengger pendek dan kecil bayi Joe menunjukkan pitch pangggilan lebih tinggi daripada orang dewasa," kata Farke.
Ontogeny in the tube-crested dinosaur Parasaurolophus (Hadrosauridae) and heterochrony in hadrosaurids

Andrew A. Farke1 et al.
  1. Raymond M. Alf Museum of Paleontology, Claremont, CA, USA
PeerJ, 2013-10-22

Akses : DOI:10.7717/peerj.182

Gambar: Tyler Keillor (atas); Lukas Panzarin (bawah)
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment