Skip to main content

Gyronotus perissinottoi dan Gyronotus schuelei

Laporan Penelitian - Dua spesies baru kumbang scarab terbang misterius genus kuno Gyronotus di Afrika Selatan. Gyronotus perissinottoi dan Gyronotus schuelei.

Kumbang scarab suci di Mesir kuno sebagai jimat dan segel melambangkan harapan dan pemulihan kehidupan. Dua spesies baru bernama Gyronotus perissinottoi dan Gyronotus schuelei membawa jumlah kumbang dalam genus Gyronotus, salah satu kumbang paling langka, jadi total 8.

"Genus Gyronotus bagian dari Canthonini yang lama dikenal sebagai randa superbenua Gondwana kuno. Anggota genus bersayap dan sangat rentan gangguan lingkungan," kata Perissinotto, entomolog Nelson Mandela Metropolitan University di Port Elizabeth, Afrika Selatan.


Gyronotus perissinottoi dan Gyronotus schuelei tinggal di padang rumput dan sabana, sementara sebagian besar spesies lain yang dikenal dalam genus menunjukkan preferensi untuk habitat hutan.

G. perissinottoi di daerah kecil tapi unik dan indah Umthamvuna Nature Reserve, Afrika Selatan. Ukuran 1,70 cm, tubuh cembung dan bulat berkilau perunggu. G. schuelei berasal dari Swaziland barat dan saat ini hanya dikenal dari dua spesimen. Ukuran 1,40 cm, cukup cembung, coklat sangat gelap.

"Mereka tidak diragukan lagi keanekaragaman hayati besar dan nilai konservasi , dengan statusnya mulai dari rentan menjadi kritis terancam punah," kata Perissinotto.
Description and ecology of two new species of Gyronotus van Lansberge, 1874 (Coleoptera, Scarabaeidae) from southern Africa

Philippe Moretto2, Renzo Perissinotto2
  1. 936 Avenue des Fils Marescot, 83200 Toulon, France
  2. Zoology Department, Nelson Mandela Metropolitan University, P.O. Box 77000, Port Elizabeth 6031, South Africa
ZooKeys, 22 October 2013

Akses : DOI:10.3897/zookeys.344.6101

Gambar: Philippe Moretto dan Renzo Perissinotto

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…