Thursday, October 3, 2013

Gunung Api Super di Planet Mars

Laporan Penelitian - Letusan raksasa miliaran tahun lalu memuntahkan lava yang merobek planet dan meninggalkan kawah besar. Laporan pertama tentang gunung api super di Mars.

Letusan gunung berapi raksasa mendera Planet Mars di miliar tahun pertama. Supervolcanoe memuntahkan karbon dioksida, uap air dan sulfur dioksida ke atmosfer yang mempengaruhi iklim baik atau buruk ketika kehidupan awal mungkin sedang berjuang untuk muncul.

Pada tahun 1972 wahana pengorbit NASA Mariner 9 menemukan gunung berapi terbesar di Tata Surya, Olympus Mons di Mars, tinggi lebih dari 2 kali Gunung Everest. Tidak seperti Olympus Mons, gunung api super meledakkan diri dan sebagian runtuh. Tidak pernah tumbuh tinggi dan sulit ditemukan.

"Saya menemukan beberapa kawah di Eden Patera tidak benar-benar seperti kawah, jelas ini sebuah gunung berapi di mata saya," kata Joseph Michalski, planetolog Planetary Science Institute di Tucson, Arizona.

Karena banyak asteroid juga memukul Mars, para ilmuwan berasumsi sebagian besar lubang disebabkan oleh dampak. Tetapi beberapa kawah tampak mencurigakan. Tidak memiliki tanda tangan khas dampak, sebaliknya dikelilingi pegunungan dari aliran lava kuno.


"Apa yang kami lihat sangat berbeda. Ini mungkin gunung berapi kuno, paling eksplosif di Mars," kata Jacob Bleacher, vulkanolog NASA Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Md.

Sejumlah besar permukaan ditutupi endapan vulkanik tua. Sekitar 55 kaldera mencakup 85 kilometer, setidaknya memiliki 3 depresi dengan 3 letusan terakhir. Gravitasi permukaan Mars hanya 38% dari Bumi, magma naik lebih cepat. Puing-puing vulkanik memblokir sinar Matahari.

Misi NASA berikutnya adalah orbiter Mars Atmosphere and Volatile Evolution (MAVEN) rencanya diluncurkan November untuk menyelidiki atmosfer dan mencoba mengumpulkan deskripsi masa lalu Planet Merah. Teknik pemetaan geologi dapat membantu menjabarkan apapun di sana.
Joseph R. Michalski (Planetary Science Institute, Tucson, Arizona 85719, USA; Department of Earth Sciences, Natural History Museum, London SW7 5BD, UK) dan Jacob E. Bleacher (NASA Goddard Space Flight Center, Greenbelt, Maryland 20771, USA). Supervolcanoes within an ancient volcanic province in Arabia Terra, Mars. Nature, 02 October 2013, DOI:10.1038/nature12482
Gambar: GSFC and JPL/NASA (atas); NASA/JPL/MSSS/Google (bawah)
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment