Sunday, October 20, 2013

Denisovan Kawin Campur Setelah Wallace Line

Laporan Penelitian - Dating gerakan Denisovan di Wallace line. Manusia Denisova hanya kawin dengan manusia modern setelah keduanya melewati penghalang laut lebar di Indonesia. Sebuah laporan persepektif.

Analisis genetik manusian Denisova, hominin kuno kerabat punah kerabat dekat manusia pertama kali ditemukan di sebuah gua Siberia 3 tahun lalu, mengisahkan sidik jari perkawinan campur dengan manusia modern.

Tapi jejak DNA Denisovan belum ditemukan pada populasi Asia daratan. Sebaliknya DNA hanya ditemukan pada populasi lebih jauh dari mana fosil asli ditemukan yaitu populasi Melanesia asli Australia, Papua Nugini dan tempat-tempat di sekitarnya.

"Ini jadi misteri," kata Alan Cooper, ekolog University of Adelaide di Australia.

Survei masyarakat adat negrito pemburu pengumpul di Asia menunjukkan bukti DNA Denisovan, meskipun tidak ada kontak dengan kelompok lain. Fosil hominin yang ditemukan di China tahun lalu juga tidak mengandung DNA Denisovan.

"Di Asia daratan, baik spesimen manusia kuno atau penduduk adat modern yang secara geografis memiliki DNA Denisovan dari setiap catatan tidak pernah ada sinyal genetik perkawinan Denisovan," kata Cooper.

Satu-satunya tempat di mana sinyal genetik Denisovan tampaknya di timur Wallace line yang membentang antara Pulau Bali dan Lombok hingga ke pantai timur Pulau Kalimantan. Selat laut belum pernah dijembatani dan sulit untuk menyeberang.

"Di satu sisi Anda memiliki harimau, badak dan monyet dan di sisi lain Anda memiliki semua marsupial, kadal raksasa dan Australia. Denisovan kawin campur setelah melintasi batas," kata Cooper.

Hanya sejumlah relatif kecil manusia mampu melintasi Garis Wallace, kemudian bertemu populasi Denisova yang lebih besar di sana sebelumnya. Populasi kecil cenderung outbreed seperti manusia modern keluar dari Afrika kawin hanya sekali dengan Neanderthal.

"Mengetahui bahwa Denisovan menyebar ke luar penghalang laut yang signifikan membuka segala macam pertanyaan tentang perilaku, kemampuan kelompok ini dan seberapa jauh mereka menyebar," kata Cooper.

Menariknya, analisis aliran gen menunjukkan Denisovan laki-laki kawin dengan manusia modern perempuan. Keragaman kerabat manusia kuno di daerah itu jauh lebih tinggi dari perkirakan sebelumnya. Denisovan hidup di timur Garis Wallace pada saat yang sama dengan manusia modern.
A. Cooper (Australian Centre for Ancient DNA, University of Adelaide, Adelaide 5005, South Australia) and C. B. Stringer (Department of Earth Sciences, Natural History Museum, London SW7 5BD, UK). Did the Denisovans Cross Wallace's Line? Science, 18 October 2013: Vol.342 no.6156 pp.321-323, DOI:10.1126/science.1244869
David Reich et al. Genetic history of an archaic hominin group from Denisova Cave in Siberia. Nature, Volume:468, Pages:1053-1060, 22 December 2010, DOI:10.1038/nature09710
Matthias Meyer et.al. A High-Coverage Genome Sequence from an Archaic Denisovian Individual. Science, August 30 2012, DOI:10.1126/science.1224344
Gambar: Altaileopard/Wikimedia Commons
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment