Skip to main content

Aktivitas Neuron Khusus Operasi Hitung dan Angka

Laporan Penelitian - Aktivitas neuron khusus angka dan bilangan. Menguping aktivitas pada otak ketika orang melakukan kegiatan sehari-hari terungkap pertama kalinya spesialisasi sel-sel otak matematika.

Josef Parvizi, neurosaintis Stanford University di California, dan rekan meminta bantuan 3 orang dengan epilepsi dengan terapi grid elektroda di permukaan otak. Neuron terlecut di area intraparietal sulcus ketika mereka melakukan tes oprasi hitung aritmatika.

Tim terus memantau aktivitas otak saat para relawan kembali melakukan aktivitas normal mereka di rumah sakit. Perbandingan aktivitas otak mengungkap neuron hampir diam sebagian besar waktu, tetapi meledak ketika relawan berbicara tentang angka atau konsep numerik.

"Di sini kami menunjukkan spesialisasi saraf untuk berhitung," kata Parvizi.




Numerical processing in the human parietal cortex during experimental and natural conditions

Mohammad Dastjerdi1 et al.
  1. Laboratory of Behavioral and Cognitive Neurology (LBCN), Department of Neurology and Neurological Sciences, Stanford Human Intracranial Cognitive Electrophysiology Program (SHICEP), Stanford University, 300 Pasteur Drive, Room A343, Stanford, California 94305, USA
Nature Communications, 15 October 2013

Akses : DOI:10.1038/ncomms3528

Gambar dan video: M. Dastjerdi et al., DOI:10.1038/ncomms3528
YouTube: http://www.youtube.com/PenelitianTV

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…