Monday, September 2, 2013

Visual Lebih Penting dari Suara

Laporan Penelitian - Penampilan musisi lebih penting daripada suara mereka. Orang menilai kualitas lebih bergantung pada bagaimana musisi bergerak daripada yang didengar.

Dengan cambukan rambut panjang ketika bermain dan butir-butir keringat terbang ke arah penonton membuat para wanita pingsan. Ini bukan Jimmy Page, tapi Franz Liszt, pianis Hungaria abad 19 yang teatrikal dan membuat deretan puisi mendadak lenyap.

Orang konsisten menyatakan suara adalah sumber informasi paling penting dalam mengevaluasi kinerja musik. Tapi tidak menurut laporan baru yang menunjukkan judment masyarakat tentang kualitas musik lebih dipengaruhi oleh apa yang dilihat daripada apa yang didengar.

Chia-Jung Tsay, psikosaintis University College London, mungkin mengolok-olok pecinta musik. Eksperimen terhadap siswa dan musisi profesional atau terlatih dimana 83 persen dari mereka bersikeras suara adalah kriteria utama untuk menilai video atau audio rekaman. Namun hasilnya tidak begitu.

"Ini mengejutkan ada semacam kesenjangan besar antara apa yang kita percaya dalam evaluasi musik dan apa yang sebenarnya sedang digunakan untuk menilai performan," kata Tsay.

Para responden disajikan hanya audio atau klip video 3 finalis dari 10 kompetisi internasional bergengsi dan diminta untuk menebak pemenang. Dengan hanya suara, siswa dan ahli musik menebak tepat 33 persen. Tapi dengan klip video, keduanya tepat 53 persen. Ahli tidak lebih baik dibanding siswa biasa.

"Musik untuk performan seperti musik klasik adalah seni visual dan sonik, dan hal itu juga dievaluasi atas dasar bagaimana tampilannya. Ini laporan brilian," kata Vincent Bergeron, filsuf musik University of Ottawa di Canada.

Penilaian sosial dibuat atas dasar informasi baik visual dan auditori dengan implikasi konsekuensial untuk keputusan. Temuan menyoroti ketergatungan bawah sadar pada isyarat visual. Informasi visual muncul relatif dominan dibanding informasi pendengaran.

"Saluran visual lebih primordial daripada pendengaran," kata Daniel Levitin, neurosaintis musik McGill University di Montreal, Kanada.
Sight over sound in the judgment of music performance

Chia-Jung Tsay1
  1. Department of Management Science and Innovation, Faculty of Engineering Science, University College London, London WC1E 6BT, United Kingdom
Proceedings of the National Academy of Sciences, August 19, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1221454110
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment