Friday, September 6, 2013

Mantra Extraterrestrial Dyas Muda

Laporan Penelitian - Mantra dingin Dyas Muda 12.900 tahun lalu terkait dampak asteroid atau komet. Sebuah objek langit mendarat di Quebec Kanada penyebab perubahan iklim Younger Dryas. Klaim baru.

"Acara berlangsung 12.900 tahun lalu di awal periode Younger Dryas dan menandai perubahan mendadak jadi dingin, kering dengan efek luas terhadap hewan dan manusia," kata Mukul Sharma, geokimiawan Dartmouth College di Hanover.

Di Amerika Utara, mastodon, unta, sloth tanah raksasa dan kucing bertaring tajam lenyap. Manusia Clovis menyisihkan tombak sebagai tugas berat dan beralih ke pola makan subsistensi pemburu-pengumpul dari akar, buah dan berbur hewan lebih kecil.

"Peristiwa the Younger Dryas sangat menarik yang berdampak pada sejarah manusia secara mendalam. Tekanan lingkungan menyebabkan Natufians di timur menetap pertama kalinya dan pertanian," kata Sharma.

Bahwa perubahan lingkungan terjadi tidak dalam sengketa, namun ada kontroversi atas mengapa ini terjadi. Teori klasik pendinginan Dyas Muda diselingi gelombang air lelehan dari lapisan es Amerika Utara yang berada di balik semua itu.

Menurut teori ini sejumlah besar air tawar terakumulasi di belakang bendungan es. Bendungan tiba-tiba pecah dan melempar semua air ke Samudera Atlantik secara tiba-tiba dan menutup arus laut tropis yang bergerak ke utara sehingga dalam jadi dingin, iklim yang kering.

Beberapa penelitian lain menunjukkan dampak peristiwa besar mungkin sebuah komet atau asteroid adalah alternatif. Sharma dan rekan menemukan bukti pendukung teori dampak extraterrestrial. Spherules yaitu tetesan memadat dalam batuan cair ditemukan dari lapisan batas Dyas Muda.

"Kami pertama kalinya mempersempit wilayah dimana dampak Younger Dryas memang terjadi, meskipun kita belum menemukan kawah. Orang-orang telah meneliti banyak dampak di berbagai belahan dunia berdasarkan kehadiran spherule," kata Sharma.
Origin and provenance of spherules and magnetic grains at the Younger Dryas boundary

Yingzhe Wu1 et.al.
  1. Radiogenic Isotope Geochemistry Laboratory, Department of Earth Sciences, Dartmouth College, Hanover, NH 03755
Proceedings of the National Academy of Sciences, September 5, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1304059110

Gambar: Ron Blakey, NAU
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment