Tuesday, September 17, 2013

Jet Partikel IRAS 15445-5449

Laporan Penelitian - Medan magnet membentuk bintang mekar. Bintang tua, IRAS 15445-5449, mendorong keluar jet partikel bermuatan yang bersinar bersama radiasi gelombang radio.

"Bintang tua sangat langka memiliki jet, tapi ini yang pertama kali di mana gelombang radio memberitahu kita jet terselenggara bersama medan magnet kuat," kata Jessica Chapman, astrofisikawan CSIRO Astronomy and Space Science.

IRAS 15445-5449 terletak 23.000 tahun cahaya di selatan rasi Triangulum Australe (Segitiga Selatan). Gelombang radio jet bintang terdeteksi Australia Telescope Compact Array yaitu 6 array piring radio berdiameter 22-m di dekat Narrabri, New South Wales, Australia Timur.

Ketika bintang meludah menjadi salah satu objek paling indah di ruang sebagai nebula planetarium yaitu massa obyek bercahaya dimana para astronom berpikir tampak seperti planet. Bahkan bintang di akhir hidup menumpahkan banyak gas ke ruang.

Cahaya gudang gas didukung energi core bintang tua. Seperti bunga musim semi, fase jet tampaknya tahap pertama bintang menjadi planetary nebula. Fase ini hanya sekejap mata dalam kehidupan bintang. Kira-kira setengah gumpalan bulat, sisi lain yang panjang dan simetris sering seperti Christmas cracker.

"Mungkin hanya berlangsung sekitar seratus tahun. Pertanyaannya adalah apa yang membuat ini simetris ini?" kata Chapman.

Bisa jadi gas mengalir keluar terbentuk oleh kehadiran bintang-bintang tua pendamping atau planet. Chapman dan rekan mengusulkan hipotesis kedua yaitu medan magnet bintang tua. Namun observasi lebih lanjut diperlukan untuk menjelaskan bagaimana bentuk jet.

"Medan magnet mungkin terpelintir ketika bintang menyusut, mungkin meluncurkan jet tersebut," kata Chapman.
A. F. Pérez-Sánchez (Argelander Institute for Astronomy, University of Bonn, Auf dem Hügel 71, D-53121 Bonn, Germany) et.al. A synchrotron jet from a post-asymptotic giant branch star. Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, September 15, 2013, DOI:10.1093/mnrasl/slt117
Gambar: A. Pérez-Sánchez/ATCA/CSIRO; E. Lagadec/ESO
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment