Friday, September 6, 2013

Dua Ikan Cabuk Listrik Amazon


Laporan Penelitian - Dua spesies baru Ikan Cambuk Listrik di Amazon Tengah yang hidup di bawah rumput dan eceng gondok disebut padang rumput mengambang di sepanjang tepi Sungai Amazon.

Brachyhypopomus walteri dan Brachyhypopomus bennetti adalah kerabat Belut Listrik Amerika Selatan (Electrophorus electricus) yang dapat menghasilkan debit listrik hingga 600 volt. Tapi spesies baru menghasilkan pulsa hanya beberapa ratus milivolt dari organ bawah tubuh yang memanjang ke filamen ekor.

Benda di dekatnya menciptakan distorsi medan listrik yang dirasakan sel reseptor pada kulit ikan. Dengan cara ini mereka menyetrum dalam lingkungan air di malam hari. Pulsa listrik terlalu lemah untuk dirasakan dengan sentuhan, mungkin sebagai berkomunikasi identitas spesies dan jenis kelamin ikan listrik lainnya.

"Kita pasti berpikir mereka satu spesies. Perbedaan keduanya harus dilakukan dengan organ listrik dan electric organ discharges (EODs)," kata John Sullivan, biolog Cornell University Museum of Vertebrata.

"Brachyhypopomus bennetti memiliki organ listrik besar, pendek, ekor yang berlemak menghasilkan EOD monophasic. Brachyhypopomus walteri memiliki organ listrik lebih khas, ekor panjang dan tipis, lebih khas EOD biphasic," kata Sullivan.

"Semua kerabat ikan ini memiliki EOD biphasic. Untuk itu kita tahu bahwa sifat ini berevolusi dalam spesies keturunan. Pertanyaan yang menarik adalah mengapa itu terjadi," kata Sullivan.

Satu teori bahwa EOD biphasic dengan berkurangnya jumlah arus searah (DC) merupakan adaptasi untuk bersembunyi dari predator seperti ikan lele dan belut listrik yang dilengkapi dengan jenis electroreceptor sensitif terhadap DC.

Belut listrik yang menakutkan memiliki keduanya yaitu EOD lemah yang digunakan untuk electrolocation dan komunikasi serta EOD kuat yang digunakan untuk setrum mangsa dan pertahanan. Teori kedua bahwa ikan ini melakukan mimikri belut listrik.

"Setiap perubahan gelombang EOD kemungkinan merusak electroreception dan komunikasi. Gelombang monophasic mungkin disukai dalam seleksi alam spesies yang menderita banyak luka ekor. Tapi 2 hipotesis harus diuji," kata Sullivan.
Two new species and a new subgenus of toothed Brachyhypopomus electric knifefishes (Gymnotiformes, Hypopomidae) from the central Amazon and considerations pertaining to the evolution of a monophasic electric organ discharge

John P. Sullivan1 et.al.
  1. Cornell University Museum of Vertebrates, 159 Sapsucker Woods Road, Ithaca, New York 14850 USA
ZooKeys, 28 August 2013

Akses : DOI:10.3897/zookeys.327.5427

Gambar: John P. Sullivan et.al., DOI:10.3897/zookeys.327.5427
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment