Monday, September 16, 2013

Adaptasi Evolusioner Buaya

Laporan Penelitian - Para ilmuwan bertanya-tanya bagaimana hidup buaya purba selama zaman dinosaurus. Perjuangan evolusioner sengit reptil dan bertahan di dunia yang didominasi dinosaurus.

Sementara kebanyakan buaya modern hidup di habitat air tawar dan makan mamalia dan ikan, kerabat kuno mereka sangat beragam yang berlarian seperti anjing di darat dan lainnya beradaptasi kehidupan di laut terbuka seperti paus pembunuh hari ini.

Sangat berbeda dengan buaya hari ini, lebih beragam dan kemampuan beradaptasi yang menakjubkan. Evolusi dan variasi anatomi selama Era Mesozoic sangat luar biasa. Mereka mengevolusi morfologi dan biomekanik sesuai gaya hidup, makan dan ekologi.

"Kami ingin tahu bagaimana peristiwa kepunahan dan adaptasi lingkungan ekstrim selama Mesozoikum mencakup lebih dari 170 juta tahun. Sistem makan buaya kuno dari rahang bawah," kata Stephanie Pierce, evolusionis The Royal Veterinary College.

Setelah peristiwa kepunahan Triassic akhir, buaya kuno menyerbu laut Jurassic dan rahang berevolusi untuk efisiensi hidrodinamik dalam menangkap mangsa dengan tangkas. Namun hanya sejumlah kecil bentuk rahang bawah memanjang yang cocok di lingkungan laut Jurassic.

Variasi memuncak lagi di era Cretaceous di mana buaya kuno mengevolusi berbagai macam bentuk rahang bawah karena menyesuaikan diri dengan beragam ekologi dan lingkungan darat sisi by sisi di bawah teror regim dinosaurus.

Anehnya, rahang bawah buaya Cretaceous tidak memiliki sejumlah besar variasi biomekanik, sebaliknya poin catatan fosil fokus pada adaptasi anatomi baru di wilayah lain seperti armadillo dengan kerangka pelindung tubuh.

"Kemampuan mengeksploitasi berbagai sumber daya makanan dan habitat dengan berbagai bentuk rahang berbeda menjadi penting untuk pulih dari kepunahan Triassic akhir dan buaya Mesozoikum survive dalam bayangan dinosaurus," kata Pierce.
Profile Peneliti : Stephanie Pierce

Morphological and biomechanical disparity of crocodile-line archosaurs following the end-Triassic extinction

Thomas L. Stubbs1 et.al.
  1. School of Earth Sciences, University of Bristol, Wills Memorial Building, Queen's Road, Bristol BS8 1RJ, UK
Proceedings of the Royal Society B, 11 September 2013

Akses : DOI:10.1098/rspb.2013.1940
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment