Skip to main content

5 Spesies Baru Kelelawar Vesper

Laporan Penelitian - Lima spesies baru kelelawar dicatat di Afrika. Sebuah tim biolog internasional mendeskripsikan 5 spesies baru kelelawar Vesper dari Senegal.

Selama 7 ekspedisi ke Niokolo-Koba National Park di selatan-timur Senegal, tim menemukan 5 spesies kelelawar terlihat mirip dengan populasi lain di Afrika, tetapi berbeda genetik secara signifikan. Mereka sekarang sedang mengganalisa secara resmi.

Pipistrellus hesperidus, Nycticeinops schlieffenii, Scotoecus Hirundo, Neoromicia nana dan Neoromicia somalica termasuk dalam keluarga kelelawar Vespertilionidae, keluarga kelelawar terbesar yang mencakup lebih dari 400 spesies yang dikenal. Tim meneliti 213 kelelawar vespertilionid.


"Fakta kelelawar Senegal berbeda dengan sepupu mereka di bagian lain Afrika, menunjukkan Afrika Barat mungkin terisolasi di masa lalu dan membentuk refugium di mana populasi secara bertahap menyimpang bahkan kromosom baru," kata Nancy Irwin, biolog University of York di Inggris.
Hidden diversity in Senegalese bats and associated findings in the systematics of the family Vespertilionidae

Darina Koubínová1 et.al.
  1. Department of Zoology, Faculty of Science, Charles University, Viničná 7, 12844 Praha 2, Czech Republic
Frontiers in Zoology, 12 August 2013

Akses : DOI:10.1186/1742-9994-10-48

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…